Warga Bener Meriah di Aceh Alami Trauma Hujan Pascabanjir Bandang

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Minggu, 21 Desember 2025 | 11:32 WIB
Warga Bener Meriah di Aceh Alami Trauma Hujan Pascabanjir Bandang
Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatra, banyak warga di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dilaporkan mengalami trauma psikologis. [Dok. Kemenkes]
baca 10 detik
  • Pascabencana di Aceh, banyak warga dilaporkan mengalami trauma takut terhadap hujan.
  • Pemerintah daerah kerahkan layanan *Mobile Clinic* untuk jangkau korban di pengungsian.
  • Layanan terkendala akses sulit dan terbatasnya jumlah tenaga kesehatan jiwa.

Suara.com - Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatra, banyak warga di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dilaporkan mengalami trauma psikologis. Keluhan yang paling umum adalah rasa cemas dan takut yang berlebihan setiap kali hujan turun.

Menanggapi hal ini, Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Kabupaten Bener Meriah, Insan Sarami Artanoga, menginisiasi program Mobile Clinic untuk menjangkau para penyintas di lokasi-lokasi pengungsian.

“Korban bencana ini banyak yang mengalami cedera psikologis. Karena itu, kami membentuk mobile clinic untuk menjangkau langsung posko-posko pengungsian,” ujar Insan dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).

Ia mengungkapkan, ketakutan terhadap hujan menjadi keluhan utama karena bencana terjadi setelah curah hujan yang sangat tinggi.

"Hampir seluruh penyintas yang kami temui mengaku takut saat hujan turun. Kami berharap kecemasan ini tidak berkembang menjadi trauma jangka panjang," tuturnya.

Mobile Clinic yang mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025 ini memberikan pendampingan kesehatan mental yang disesuaikan dengan kelompok usia. Anak-anak mendapatkan terapi bermain, sementara orang dewasa didampingi melalui psikoterapi suportif dan teknik relaksasi.

Kendala di Lapangan

Meskipun sangat dibutuhkan, pelaksanaan layanan ini menghadapi sejumlah kendala, di antaranya:

  • Akses yang sulit menuju beberapa lokasi pengungsian, yang bahkan harus menyeberangi sungai.
  • Keterbatasan jumlah tenaga kesehatan jiwa di Kabupaten Bener Meriah, sehingga pelayanan harus dilakukan secara bergiliran.

Meski demikian, tim medis berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik demi pemulihan kondisi psikologis para korban bencana.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Lokasi Bencana Aceh, Ketum PBNU Gus Yahya Puji Kinerja Pemerintah

Tinjau Lokasi Bencana Aceh, Ketum PBNU Gus Yahya Puji Kinerja Pemerintah

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 10:10 WIB

Bencana Sumatra: Apa yang Salah dengan Cara Negara Berbicara ke Publik?

Bencana Sumatra: Apa yang Salah dengan Cara Negara Berbicara ke Publik?

Your Say | Minggu, 21 Desember 2025 | 09:50 WIB

Merawat Luka yang Tak Terlihat setelah Bencana

Merawat Luka yang Tak Terlihat setelah Bencana

Your Say | Minggu, 21 Desember 2025 | 10:15 WIB

Terkini

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB