Tinjau Lokasi Bencana Aceh, Ketum PBNU Gus Yahya Puji Kinerja Pemerintah

Erick Tanjung | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 21 Desember 2025 | 10:10 WIB
Tinjau Lokasi Bencana Aceh, Ketum PBNU Gus Yahya Puji Kinerja Pemerintah
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya. (Suara.com/Novian)
  • Ketum PBNU Gus Yahya puji kinerja pemerintah tangani bencana di Sumatra.
  • Penanganan dinilai sistematis, terbukti dari perbaikan infrastruktur seperti jembatan.
  • PBNU berkomitmen bersinergi dengan pemerintah untuk percepat pemulihan pascabencana.

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menilai pemerintah telah mampu menangani bencana di Sumatra secara sistematis dan terkoordinasi. Penilaian ini disampaikannya setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, khususnya di Aceh.

Pria yang akrab disapa Gus Yahya ini mencontohkan progres signifikan dalam perbaikan infrastruktur. Menurutnya, jembatan di Pidie Jaya yang sebelumnya putus total kini sudah mulai ditangani.

“Ketika saya ke Pidie Jaya hari Kamis lalu, saya melihat jembatan yang sebelumnya putus total sudah berhasil ditangani. Alhamdulillah, ini menunjukkan progres yang nyata,” ujar Yahya dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).

Menurutnya, meskipun skala bencana sangat besar dan dampaknya serius, pemerintah telah menunjukkan strategi penanganan yang tepat.

“Masalah yang kita hadapi memang sangat besar, tetapi satu per satu sudah mulai bisa diatasi. Strategi pemerintah dalam menangani dampak bencana menurut saya sudah sangat baik,” imbuhnya.

Yahya mengakui masih ada kendala di lapangan, terutama dalam distribusi bantuan ke daerah terisolasi. Namun, ia optimistis hambatan tersebut dapat segera diatasi.

Komitmen Sinergi PBNU

Untuk mempercepat pemulihan, Gus Yahya menyatakan PBNU akan terus bersinergi dengan pemerintah. Pihaknya telah menggelar rapat koordinasi di Aceh dan akan melakukan hal yang sama di Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

"Kami sudah melakukan rapat koordinasi di Aceh untuk memberikan berbagai bantuan kemanusiaan," jelasnya.

PBNU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam percepatan pemulihan pascabencana dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.

"Pemerintah memiliki sumber daya yang cukup, dan strategi yang dijalankan membangkitkan harapan bahwa dampak bencana insyaallah dapat segera diatasi," tandas Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bencana Sumatra: Apa yang Salah dengan Cara Negara Berbicara ke Publik?

Bencana Sumatra: Apa yang Salah dengan Cara Negara Berbicara ke Publik?

Your Say | Minggu, 21 Desember 2025 | 09:50 WIB

Gak Perlu Mahal, Megawati Usul Pemda Gunakan Kentongan untuk Alarm Bencana

Gak Perlu Mahal, Megawati Usul Pemda Gunakan Kentongan untuk Alarm Bencana

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 22:36 WIB

Terpopuler: Beda Cara SBY vs Prabowo Tangani Banjir, Medali Emas Indonesia Cetak Rekor

Terpopuler: Beda Cara SBY vs Prabowo Tangani Banjir, Medali Emas Indonesia Cetak Rekor

Lifestyle | Sabtu, 20 Desember 2025 | 06:55 WIB

Terkini

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB