Tetap Jalan Saat Libur Sekolah, Begini Skema Pembagian MBG Menurut BGN

Dinda Rachmawati

Selasa, 23 Desember 2025 | 15:08 WIB
Tetap Jalan Saat Libur Sekolah, Begini Skema Pembagian MBG Menurut BGN
Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
baca 10 detik
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap beroperasi selama libur sekolah sesuai penegasan Badan Gizi Nasional (BGN).
  • BGN memberikan fleksibilitas kepada sekolah memilih skema distribusi, termasuk paket mingguan atau pengambilan harian.
  • Fokus utama penyaluran MBG saat libur adalah kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), bukan siswa sekolah.

Suara.com - Menjelang libur sekolah, publik di media sosial ramai mempertanyakan satu hal: apakah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski siswa libur? Pertanyaan ini bukan tanpa alasan. 

Bagi banyak orang tua dan netizen, masa liburan identik dengan anak pulang kampung, berlibur bersama keluarga, atau lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Di tengah kondisi tersebut, muncul kekhawatiran soal efektivitas dan relevansi distribusi MBG. Lalu, bagaimana sebenarnya kebijakan pemerintah?

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan dan tidak mengenal kata libur. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati, memastikan dapur MBG tetap beroperasi dan penyaluran makanan terus dilakukan selama masa libur sekolah.

Sekolah Diberi Fleksibilitas Pilih Skema

BGN tidak menerapkan satu pola distribusi tunggal. Sebaliknya, sekolah diberikan fleksibilitas untuk memilih skema yang paling sesuai dengan kondisi siswa dan wilayah masing-masing.

Skema pertama adalah mekanisme paket. Melalui skema ini, jatah makan selama enam hari disalurkan dua kali dalam seminggu. Menu yang diberikan merupakan kombinasi antara makanan siap santap dan makanan dalam kemasan, seperti roti, telur, susu, serta buah. 

Skema ini dinilai lebih praktis karena tidak mengharuskan siswa datang ke sekolah setiap hari selama liburan.

Skema kedua adalah pengambilan harian di sekolah. Dalam opsi ini, siswa dapat datang setiap hari ke sekolah untuk mengambil paket MBG.

baca juga

Namun, skema ini menuai kritik dari masyarakat karena dinilai bertentangan dengan makna libur sekolah, terlebih bagi siswa yang sedang bepergian atau pulang kampung.

Menanggapi keberatan tersebut, BGN menyiapkan opsi alternatif. Pada 18 Desember 2025, BGN menyampaikan bahwa jika mayoritas siswa tidak bersedia datang ke sekolah secara berkala, maka paket MBG dapat dibagikan sebelum masa libur dimulai.

“Jadi anak-anak tidak dipaksa untuk datang ke sekolah. Makanan MBG bisa diambil oleh ibunya, ayahnya, atau saudaranya. Kalau sekolah dan wali murid juga tidak mau menerima, itu tidak apa-apa dan tidak dipaksa,” tegas Nanik Sudaryati. Ia juga meminta agar kebijakan tersebut tidak dipelintir.

Fokus Utama Saat Libur: Kelompok 3B

Di tengah polemik MBG untuk siswa sekolah, BGN menegaskan bahwa pemberian MBG selama libur sekolah terutama difokuskan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.

“Yang tidak libur atau tetap diberikan MBG itu adalah kelompok 3B. Pengantarannya dilakukan seperti biasa oleh para petugas yang selama ini sudah berjalan,” kata Nanik saat ditemui di Yogyakarta, Selasa, 23 Desember 2025.

BGN memahami pentingnya konsistensi perbaikan gizi siswa, namun juga menyadari bahwa anak-anak sekolah sedang memasuki masa liburan. 

Karena itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menawarkan kepada sekolah penerima manfaat untuk mengajukan permintaan jika ingin tetap menerima MBG. Hidangan akan diantar sesuai permintaan sekolah, umumnya dalam bentuk makanan kering.

Alasan Tetap Berjalan: Risiko Gizi Meningkat Saat Libur

BGN juga menjelaskan alasan utama mengapa MBG tetap dijalankan selama libur sekolah. Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menyebut masa liburan justru menjadi periode rawan kekurangan gizi.

“Pada masa libur, pola makan anak di rumah tidak selalu terpantau. Risiko kekurangan gizi justru meningkat,” ujarnya.

Karena itu, layanan makan bergizi gratis tetap dijalankan sebagai bentuk perlindungan nutrisi, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Inspeksi ke Inspeksi, Sebuah Upaya Menjaga Kualitas Program MBG

Dari Inspeksi ke Inspeksi, Sebuah Upaya Menjaga Kualitas Program MBG

Opini | Selasa, 23 Desember 2025 | 11:00 WIB

Waka BGN: Tidak Ada Paksaan Anak Libur Ambil MBG di Sekolah

Waka BGN: Tidak Ada Paksaan Anak Libur Ambil MBG di Sekolah

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 09:49 WIB

Jadi Pemasok MBG, Perajin Tempe di Madiun Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari

Jadi Pemasok MBG, Perajin Tempe di Madiun Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari

News | Senin, 22 Desember 2025 | 20:35 WIB

Terkini

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:06 WIB

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:05 WIB

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:00 WIB

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

×