Kapolri: Indonesia Lolos dari 'Agustus Kelabu September Gelap', Stabilitas Cepat Pulih

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Selasa, 30 Desember 2025 | 12:36 WIB
Kapolri: Indonesia Lolos dari 'Agustus Kelabu September Gelap', Stabilitas Cepat Pulih
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersyukur Indonesia melewati "Agustus Kelabu" dan "September Gelap" unjuk rasa 2025.
  • Dinamika kerusuhan serupa terjadi di negara lain seperti Nepal, Myanmar, dan Brasil, namun dampaknya terkendali.
  • Stabilitas ekonomi nasional terjaga; pertumbuhan ekonomi Triwulan III 2025 mencapai 5,04 persen berkat sinergi masyarakat.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersyukur Indonesia mampu melewati periode krusial yang ia sebut sebagai “Agustus Kelabu” hingga “September Gelap”, menyusul gelombang unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah pada akhir Agustus hingga awal September 2025.

Pernyataan itu disampaikan Listyo saat memaparkan Rilis Akhir Tahun Polri 2025 di Gedung Rupatama, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Ia menyebut, dinamika kerusuhan pada periode tersebut bukan hanya dialami Indonesia, tetapi juga melanda sejumlah negara lain.

Dalam paparannya, Listyo menyinggung situasi serupa yang terjadi di Nepal, Myanmar, hingga Brasil.

Namun, menurutnya, Indonesia mampu melalui fase tersebut dengan dampak yang jauh lebih terkendali.

“Indonesia juga mengalami hal yang sama, khususnya peristiwa di akhir Agustus, yang biasa kita sebut dengan Agustus kelabu ataupun September gelap,” tuturnya.

“Namun Alhamdulillah kita semua Indonesia mampu melewati seluruh tantangan tersebut, sehingga peristiwa yang terjadi dapat segera kita atasi, dampak serius yang terjadi bisa kita mitigasi, sehingga tidak terjadi seperti di negara-negara lain,” kata dia.

Mantan Kabareskrim Polri tersebut menilai keberhasilan melewati periode kelam itu tak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat.

Indonesia Gelap.
Ilustrasi Indonesia Gelap. (Ist)

Sinergi tersebut membuat situasi keamanan cepat dipulihkan, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal.

baca juga

Tak hanya dari sisi keamanan, Listyo juga menegaskan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga meski sempat dibayangi insiden Agustus Kelabu.

Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 yang mencapai 5,04 persen.

Selain itu, neraca perdagangan pada November 2025 mencatat surplus sebesar USD 2,8 miliar, sementara cadangan devisa mencapai USD 150,1 miliar.

“Inflasi nasional pada November 2025 sebesar 2,72 persen atau masih dalam rentang target pada 1,5-3,5 persen,” katanya.

Menurut Listyo, capaian tersebut menunjukkan ketahanan Indonesia dalam menghadapi tekanan sosial dan politik, sekaligus menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas nasional ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Kerahkan Tambahan 1.500 Personel, Perkuat Penanganan Bencana Sumatra

Polri Kerahkan Tambahan 1.500 Personel, Perkuat Penanganan Bencana Sumatra

News | Senin, 29 Desember 2025 | 12:26 WIB

147 Ribu Aparat dan Banser Amankan Misa Malam Natal 2025

147 Ribu Aparat dan Banser Amankan Misa Malam Natal 2025

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 23:03 WIB

Kapolri Minta Pengemudi Bus Tak Paksakan Diri Saat Mudik Nataru

Kapolri Minta Pengemudi Bus Tak Paksakan Diri Saat Mudik Nataru

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:06 WIB

Polemik Perpol 10/2025 Dalam Hierarki Hukum RI, Siapa Lebih Kuat?

Polemik Perpol 10/2025 Dalam Hierarki Hukum RI, Siapa Lebih Kuat?

Liks | Selasa, 23 Desember 2025 | 16:52 WIB

Pastikan Keamanan Jalur Mudik Nataru, Kapolri: Tol Dipantau 24 Jam, Rekayasa Lalin Disiapkan

Pastikan Keamanan Jalur Mudik Nataru, Kapolri: Tol Dipantau 24 Jam, Rekayasa Lalin Disiapkan

News | Senin, 22 Desember 2025 | 18:33 WIB

Terkini

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

×