Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi, 7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 31 Desember 2025 | 08:00 WIB
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi, 7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi Terdampak Bencana, 7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri. (Dok: Birkom Kementerian PU)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Percepatan pembangunan dilaksanakan melalui sinergi dengan BUMN Karya sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Berdasarkan data penanganan huntara Kementerian PU per 28 Desember 2025 pukul 08.00, tercatat jumlah rumah rusak berat di 3 provinsi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor mencapai 47.149 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29.542 unit atau sekitar 62,7 % ditangani melalui pembangunan huntara, sementara 17.057 unit sisanya dibantu melalui skema Dana Tunggu Hunian (DTH).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara merupakan bagian penting dalam fase tanggap darurat menuju pemulihan. Kementerian PU sepenuhnya berkoordinasi dengan BNPB dalam percepatan pembangunan huntara.

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi Terdampak Bencana, 7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri. (Dok: Birkom Kementerian PU)
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi Terdampak Bencana, 7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri. (Dok: Birkom Kementerian PU)

“Pelaksanaan huntara yang kami jalankan sesuai dengan arahan BNPB. Saat ini lokasi yang telah ditetapkan BNPB berada di Aceh Tamiang dan Bener Meriah. Kami juga telah berkomunikasi intensif dengan para bupati setempat. Prioritas saat ini berada di Aceh Tamiang karena kesiapan lahan sudah terpenuhi. Dalam dua hari terakhir telah kami kerjakan pematangan lahan, dan hari ini mungkin satu blok contoh huntara sudah dapat berdiri,” kata Menteri Dody saat rapat koordinasi pemulihan bencana di Aceh, Selasa (30/12/2025).

Di Provinsi Aceh, tercatat 38.169 unit rumah rusak berat. Saat ini pemerintah tengah membangun sebanyak 28.236 unit huntara, atau sekitar 74 % dari total rumah rusak berat, sedangkan 9.996 unit lainnya mendapatkan bantuan Dana Tunggu Hunian.

Hingga 30 Desember 2025 pukul 11.00 WIB, pembangunan huntara yang berlokasi di Kabupaten Aceh Tamiang terletak di atas lahan Kompleks DPRK–Kantor Bupati Aceh Tamiang. Saat ini telah memasuki tahap konstruksi utama berupa pembangunan satu blok huntara terdiri dari 12 unit modular telah selesai pekerjaan frame, dan tengah dilakukan proses erection atap serta pemasangan panel dinding. Dilanjutkan pekerjaan pondasi umpak untuk blok kedua yang juga telah rampung, dan pelaksanaan konstruksi mulai berlanjut ke blok ketiga. Diharapkan 7 blok yang menampung 336 orang dapat berdiri seluruhnya pada Januari 2026.

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi Terdampak Bencana, 7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri. (Dok: Birkom Kementerian PU)
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi Terdampak Bencana, 7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri. (Dok: Birkom Kementerian PU)

Sementara untuk Provinsi Sumatera Utara, tercatat dari 6.322 unit rumah rusak berat, pembangunan huntara dikerjakan sebanyak 876 unit atau sekitar 14 % dan 4.833 unit lainnya dibantu melalui Dana Tunggu Hunian. Pembangunan huntara terus didorong seiring percepatan kesiapan lahan dan dukungan logistik di lapangan.

Di Provinsi Sumatera Barat, dari total 2.658 unit rumah rusak berat, sebanyak 430 unit huntara telah direncanakan untuk dibangun atau sekitar 16%, sedangkan 2.228 unit lainnya memperoleh bantuan Dana Tunggu Hunian sebagai solusi sementara bagi masyarakat terdampak.

Huntara yang dibangun dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain dapur umum, area cuci, mushola, serta sarana sanitasi yang memadai. Fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang pemenuhan kebutuhan dasar warga selama menempati hunian sementara.

baca juga

Dari sisi konstruksi, pembangunan huntara menerapkan sistem modular yang memungkinkan proses pembangunan dilakukan secara cepat, aman, dan kokoh, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Huntara dirancang menggunakan rangka baja ringan yang kuat dan tahan lama, dengan material pendukung berupa papan semen, multipleks lantai, serta atap zincalume, guna memastikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan huni.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan Konektivitas, Krueng Tingkeum Dibuka 27 Desember 2025

Kementerian PU Percepat Pemulihan Konektivitas, Krueng Tingkeum Dibuka 27 Desember 2025

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 11:36 WIB

Sekolah di Tiga Provinsi Sumatra Kembali Normal Mulai 5 Januari, Siswa Boleh Tidak Pakai Seragam

Sekolah di Tiga Provinsi Sumatra Kembali Normal Mulai 5 Januari, Siswa Boleh Tidak Pakai Seragam

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 22:27 WIB

Mendagri: Libatkan Semua Pihak, Pemerintah Kerahkan Seluruh Upaya Tangani Bencana Sejak Awa

Mendagri: Libatkan Semua Pihak, Pemerintah Kerahkan Seluruh Upaya Tangani Bencana Sejak Awa

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 21:06 WIB

Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Selesai Besok, Penghuni Dapat Listrik Gratis

Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Selesai Besok, Penghuni Dapat Listrik Gratis

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:12 WIB

Tito Karnavian: Anggaran Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai Rp 59 Triliun

Tito Karnavian: Anggaran Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai Rp 59 Triliun

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:11 WIB

Kementerian PU Terus Tangani Layanan Air Bersih bagi Masyarakat Aceh Tamiang Pascabencana

Kementerian PU Terus Tangani Layanan Air Bersih bagi Masyarakat Aceh Tamiang Pascabencana

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

×