Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 01 Januari 2026 | 14:59 WIB
Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam rapat terbatas bersama 10 menteri serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi di lokasi pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026). (ANTARA/HO-Youtube Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo menanggapi kritik penanganan bencana di Sumatera dalam rapat di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
  • Prabowo menjelaskan bahwa pejabat datang ke lokasi bencana untuk identifikasi masalah dan merumuskan solusi mendesak.
  • Ia meminta jajaran pemimpin siap menerima kritik sebagai koreksi, namun fokus utama adalah membuktikan kinerja melalui bukti nyata.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara menanggapi rentetan kritik yang dialamatkan kepada pemerintahannya, khususnya terkait penanganan bencana alam di Sumatra.

Di hadapan jajaran kabinet hingga pemerintah daerah, Prabowo secara lugas membedah rasa herannya terhadap pihak-pihak yang dinilai selalu memandang pemerintah dari kacamata negatif.

Dalam rapat penting di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026), Prabowo menyoroti adanya sebuah tren yang ia anggap tidak sehat, di mana setiap langkah pemerintah seolah tak pernah ada benarnya.

"Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi-pribadi, komentator dan sebagainya, yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif," kata Prabowo.

Presiden merasa pemerintah kerap berada dalam posisi serba salah, terutama menyangkut kehadiran para menteri atau pejabat tinggi di lokasi bencana.

Ia mencontohkan langsung kritik yang sering didengarnya, yang seolah menjadi sebuah dilema tak berujung bagi para pembantunya di kabinet.

"Jadi kalau ada, saya pernah dengar ada kritik begini, untuk apa menteri datang ke tempat bencana? Hanya datang melihat saudara-saudara serba susah. Menteri tidak datang dibilang tidak peduli, menteri datang ya masa menteri ikut macul, bukan itu," kata Prabowo.

Menurutnya, narasi yang menyebut menteri hanya datang untuk "melihat-lihat" adalah sebuah kesalahpahaman besar.

Prabowo pun memberikan penjelasan detail mengenai tujuan dan fungsi vital kehadiran seorang pejabat negara di tengah-tengah lokasi terdampak bencana.

Kehadiran mereka, tegas Prabowo, adalah untuk melakukan pengecekan langsung, memeriksa kondisi riil, mengidentifikasi akar masalah, dan yang terpenting, merumuskan solusi serta bantuan yang paling mendesak untuk segera dieksekusi.

"Saya datang ketemu gubernur, gubernur sampaikan kita butuh ini, kita itu, Pak ada usul ini ada saya tahu langsung saya bisa cek kan begitu ceritanya ya. Jadi ini ada tapi ya mudah-mudahan saudara saya, saya percaya dengan bukti," jelas Prabowo.

Meski merasa heran dengan kritik yang tak proporsional, Prabowo justru mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak anti terhadap kritik.

Sebaliknya, ia meminta para menteri, kepala badan, hingga gubernur untuk bermental baja dan siap menerima konsekuensi terburuk sebagai seorang pemimpin.

"Jadi saya sampaikan ke saudara-saudara para pimpinan para menteri pada kepala badan, gubernur, semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah siap untuk di, tapi tidak boleh kita apa, tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat," tegasnya.

Bagi Prabowo, segala bentuk kritik, bahkan yang bersifat fitnah sekalipun, harus diterima sebagai bahan koreksi dan kewaspadaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:50 WIB

Prabowo: Pejabat Turun Dinyinyiri, Tak Turun Disalahkan, Kami Siap Dihujat

Prabowo: Pejabat Turun Dinyinyiri, Tak Turun Disalahkan, Kami Siap Dihujat

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:42 WIB

Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah

Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:32 WIB

Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya

Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:20 WIB

Mendagri Tito Dampingi Presiden Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur di Tapanuli Selatan

Mendagri Tito Dampingi Presiden Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur di Tapanuli Selatan

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:08 WIB

Blak-blakan Prabowo, Ini Alasan Banjir Sumatra Tak Jadi Bencana Nasional

Blak-blakan Prabowo, Ini Alasan Banjir Sumatra Tak Jadi Bencana Nasional

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 13:56 WIB

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 13:53 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB