Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana

Bangun Santoso

Selasa, 06 Januari 2026 | 22:20 WIB
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
Ilustrasi Banjir di Aceh Tamiang (Sumber: Doc. Pribadi)
baca 10 detik
  • Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh menyebabkan lenyapnya sejumlah desa dan dusun, menjadikannya tidak layak huni lagi.
  • Kehancuran masif ini terkonfirmasi terjadi di tujuh kabupaten, termasuk Aceh Tamiang dan Aceh Utara, berdasarkan data resmi posko darurat.
  • Lenyapnya permukiman mengakibatkan lumpuhnya pemerintahan desa karena perangkat desa ikut menjadi korban dan kini mengungsi.

Suara.com - Sebuah kenyataan pahit dan mengerikan datang dari Tanah Rencong. Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang mengoyak sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya merenggut harta benda, tetapi juga melenyapkan seluruh desa dan dusun dari peta, menghapus jejak komunitas yang pernah ada.

Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh mengonfirmasi kabar pilu ini. Permukiman yang dulunya ramai kini tak lebih dari hamparan lumpur dan puing, hilang ditelan amukan alam dan tak mungkin lagi untuk dihuni. Ini bukan lagi soal rumah yang rusak, tapi soal kampung halaman yang lenyap.

"Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh dan DPMK kabupaten, banyak pemukiman lenyap akibat terseret arus banjir dan longsor, sehingga tidak lagi dapat dihuni," kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, di Banda Aceh, Selasa (6/1/2026).

Data yang terkumpul menunjukkan skala kehancuran yang masif, tersebar di tujuh kabupaten sekaligus, yakni Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya.

Daftar Wilayah yang Lenyap Tak Berbekas

Murthala merinci daftar panjang wilayah yang kini hanya tinggal nama. Di Kabupaten Aceh Tamiang, tepatnya di Kecamatan Sekerak, lima desa sekaligus—Desa Lubuk Sidup, Sekumur, Tanjung Gelumpang, Sulum, dan Baling Karang—dilaporkan rata dengan tanah.

"Dilaporkan sudah tidak ada karena terseret arus banjir dan longsor," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Seluruh warganya kini tercerai-berai, mengungsi ke tempat aman atau menumpang di rumah kerabat.

Jeritan duka juga datang dari Aceh Utara. Di Kecamatan Sawang dan Langkahan, satu dusun di Desa Guci serta wilayah Riseh Teungoh, Riseh Baroh, dan Dusun Rayeuk Pungkie dinyatakan hilang.

baca juga

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Nagan Raya. Di Kecamatan Kuta Teungoh dan Babah Suak, Desa Beutong Ateuh Banggalang menjadi saksi bisu kedahsyatan bencana, di mana sebagian besar permukiman warganya kini tidak bersisa.

Di dataran tinggi, di wilayah Aceh Tengah, Kecamatan Ketol dan Bintang, Desa Bintang Pupara dan Kalasegi dilaporkan hanya menyisakan puing.

Beberapa rumah yang masih berdiri pun dalam kondisi rusak berat, memaksa seluruh penduduknya hidup di pengungsian tanpa kepastian.

Kabupaten Gayo Lues menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah. Sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Pantan Cuaca, Blangkejeren, Tripe Jaya, dan Putri Betung dilaporkan hilang tanpa jejak.

Daftar ini terus berlanjut ke Aceh Tenggara, khususnya di Kecamatan Ketambe, di mana satu dusun dinyatakan hilang.

Sementara di Kabupaten Pidie Jaya, Kecamatan Meureudu, satu dusun di Desa Blang Awe juga mengalami nasib tragis yang sama.

Pemerintahan Desa Lumpuh Total

Hilangnya permukiman ini membawa dampak turunan yang tak kalah serius: lumpuhnya roda pemerintahan di tingkat paling bawah.

Menurut Murthala, aktivitas pemerintahan desa di wilayah terdampak berhenti total. Seluruh perangkat desa, mulai dari kepala desa hingga staf, ikut menjadi korban dan kini berstatus sebagai pengungsi bersama warganya.

Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten kini berpacu dengan waktu. Selain terus melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat, langkah-langkah strategis untuk penanganan jangka panjang tengah disiapkan.

"Termasuk relokasi warga dan rencana pembangunan hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal," demikian Murthalamuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai

Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 19:30 WIB

Ketika Bencana Memutus Jalan dan Pulihnya Jembatan Jadi Penyambung Kehidupan

Ketika Bencana Memutus Jalan dan Pulihnya Jembatan Jadi Penyambung Kehidupan

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:54 WIB

Tak Hanya Infrastruktur, Pendidikan Jadi Prioritas Pemulihan Pascabencana di Aceh

Tak Hanya Infrastruktur, Pendidikan Jadi Prioritas Pemulihan Pascabencana di Aceh

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:42 WIB

Satgas Galapana DPR RI Dorong Sinkronisasi Data Percepatan Huntara, Target Rampung Jelang Ramadan

Satgas Galapana DPR RI Dorong Sinkronisasi Data Percepatan Huntara, Target Rampung Jelang Ramadan

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:39 WIB

Aceh dan Bencana: Ketangguhan di Tanah Serambi Mekkah

Aceh dan Bencana: Ketangguhan di Tanah Serambi Mekkah

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:25 WIB

Mendagri Minta Praja IPDN Kerja Keras Bantu Pulihkan Layanan Publik Aceh Tamiang

Mendagri Minta Praja IPDN Kerja Keras Bantu Pulihkan Layanan Publik Aceh Tamiang

News | Senin, 05 Januari 2026 | 19:56 WIB

Gegara Banjir, Inflasi Aceh, Sumut, Sumbar Meroket di Akhir Tahun

Gegara Banjir, Inflasi Aceh, Sumut, Sumbar Meroket di Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Bali | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×