OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 15 Januari 2026 | 18:38 WIB
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Wakil Presiden.
baca 10 detik
  • Direktur Yayasan Keadilan mengingatkan pemerintah Prabowo akan konflik senjata serius di Papua bagian Timur.
  • Wapres Gibran membatalkan kunjungan ke Yahukimo pada 14 Januari 2026 karena adanya penembakan TPNPB.
  • Kegagalan intelijen menyebabkan penjadwalan kunjungan ke Yahukimo yang rawan konflik bersenjata dan ancaman korban.

Suara.com - Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem, mengingatkan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menyadari adanya konflik senjata yang menjadi masalah wilayah Indonesia bagian Timur.

Theo mengatakan hal tersebut terbukti dari keputusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang membatalkan agenda kunjungan ke Kabupaten Yahukimo, pada Rabu (14/1/2026) kemarin.

Menurutnya, penyebab Gibran batal berangkat ke Yahukimo karena terjadi penembakan ke arah pesawat.

"Karena Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) melakukan penembakan terhadap pesawat Hercules, sehingga beliau kembali ke Jakarta dengan alasan: ada perintah balik," kata Theo dalam keterangan tertulis yang diizinkan dikutip Suara.com, Kamis (15/1/2026).

Menurut Theo, seharusnya bila mengetahui kondisi di Yahukimo tidak aman, kunjungan RI 2 ke sana tidak perlu dijadwalkan sama sekali.

Ia mempertanyakan kinerja intelijen dalam menghimpun informasi sehingga ada keinginan Gibran berkunjung ke Yahukimo sebelumnya.

"Mungkin ini, kerja Intelijen yang sangat tidak profesional, sehingga dijadwalkan Wapres melakukan kunjungan ke Yahukimo. Kemudian batal tiba-tiba," kata dia.

"Kalau memang intelijen kerjanya profesional dan mengetahui di daerah Yahukimo rawan konflik, mengapa dijadwalkan berkunjung?" Theo menambahkan.

Theo turut mempertanyakan apa kepentingan dan agenda kunjungan Gibran ke Yahukimo.

baca juga

Menurutnya, bila kunjungan ke Yahukimo dimaksudkan penyelesaian konflik bersenjata dan pelanggaran HAM, ia meyakini tidak.

"Saya percaya tidak! Ini hanya kunjungan kepentingan infrastruktur dan kepentingan orang Jakarta," kata Theo.

Menurut Theo tidak masalah pembangunan infrastruktur terus dilakukan. Tetapi, ia mengingatkan bila daerah yang menjadi target pembangunan tidak aman pasti akan ada korban.

Durektur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem. (Foto dok. pribadi)
Durektur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem. (Foto dok. pribadi)

"Dan akan gagal dalam proses pekerjaan. Karena ada pengalaman pengusaha pekerja dibunuh dan dieksekusi oleh TPNPB Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat. Saya percaya bahwa pengalaman-pengalaman ini tidak pernah dievaluasi oleh pemerintah pusat hingga sampai ke daerah," tutur Theo.

"Menurut pandangan saya, kunjungan ini hanya sebagai kunjungan srimonial saja, diistilakan intinya bapak datang anak senang," sambungnya.

Video penembakan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal

Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:35 WIB

Cuaca Buruk Sebabkan Perahu Terbalik di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Dievakuasi

Cuaca Buruk Sebabkan Perahu Terbalik di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Dievakuasi

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:56 WIB

Tolak Pembukaan Lahan Sawit di Papua, Paul Finsen: Sampaikan ke Prabowo dan Bahlil, Setop Barang Itu

Tolak Pembukaan Lahan Sawit di Papua, Paul Finsen: Sampaikan ke Prabowo dan Bahlil, Setop Barang Itu

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:25 WIB

Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua

Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:46 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×