Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026

Kamis, 22 Januari 2026 | 07:09 WIB
Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Udara Internasional Zurich, Swiss, Rabu (21/1/2026), pukul 17.50 waktu setempat. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto tiba di Zurich, Swiss, pada Rabu (21/1/2026) dan berencana menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos.
  • Indonesia berpartisipasi dalam WEF dengan Paviliun Indonesia bertema "Endless Horizon" untuk mempromosikan peluang investasi.
  • Paviliun Indonesia menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk diplomasi kopi dan seminar, guna membangun citra positif Indonesia kepada investor.

Suara.com - Usai bertolak dari Inggris, Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Udara Internasional Zurich, Swiss, Rabu (21/1/2026), pukul 17.50 waktu setempat.

Pantauan di lokasi, Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss, Y.M. I Gede Ngurah Swajaya dan Atase Pertahanan KBRI Paris, Marsma TNI Hendra Gunawan, menyambut ketibaan Prabowo.

Turut mendampingi Prabowo saat turun dari tangga pesawat, yakni putra sulung presiden, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo.

Rencananya dari Zurich Prabowo akan menuju Davos pada esok hari. Prabowo dijadwalkan diagendakan hadir di World Economic Forum (WEF), Kamis (22/1/2026).

Dalam forum ekonomi global, Prabowo akan menyampaikan pidato di hadapan pelaku ekonomi dan para pemimpin dunia yang hadir.

"Yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta. Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara," kata Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.

Unjuk Gigi di Davos

Indonesia kembali unjuk gigi di panggung internasional. Kali ini, bertempat di Davos, Swiss, dalam gelaran World Economis Forum (WEF), Indonesia membawa pendekatan yang hangat melalui diplomasi kopi untuk menarik minat investor dan pemain ekonomi global yang datang ke Paviliun Indonesia.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan menjelaskan paviliun Indonesia tidak sekadar kantor perwakilan, melainkan juga jembatan budaya, tentu juga ekonomi.

Baca Juga: Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian

"Jadi, kita mulai dari kemarin sebenarnya, kita sudah membuka Pavilion Indonesia. Kemarin masih soft opening, dan agenda yang kita laksanakan kemarin sekadar memperkenalkan tentang kopi yang kita punya, kemudian kerajinan-kerajinan yang kita bawa," kata Nurul Ichwan di Davos, Swiss, Selasa (20/1/2026).

Sementara pada Selasa (20/1), Paviliun Indonesia mulai menggelar beberapa kegiatan seminar sejak pagi hingga sore hari. Total ada ada beberapa kegiatan yang digelar oleh berbagai pihak, mulai dari perbankan hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Mengusung tema "Indonesia Endless Horizon", paviliun ini memberikan ruang inklusif, tidak hanya untuk memamerkan budaya, melainkan juga menjadi area networking. Para pengunjung bisa bertanya mengenai iklim investasi di Indonesia sembari "nongkrong" dan menikmati sajian kopi khas Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Udara Internasional Zurich, Swiss, Rabu (21/1/2026), pukul 17.50 waktu setempat. (Suara.com/Novian)
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Udara Internasional Zurich, Swiss, Rabu (21/1/2026), pukul 17.50 waktu setempat. (Suara.com/Novian)

"Jadi siapapun yang ingin menanyakan tentang peluang investasi Indonesia, tentang budaya Indonesia dan yang lainnya mereka bisa melakukan networking di sini, mingle di sini," ujarnya.

Nurul Ichwan menyampaikan melalui Paviliun Indonesia di Davos, pemerintah ingin menunjukkan kepada para investor yang hadir di WEF tentang Indonesia yang memiliki potensi tidak terbatas, sebagaimama tema besar yang diusung di Paviliun.

"Kita hanya ingin membawa pengetahuan kepada para potensial investor khususnya dan juga pengunjung yang lain tentang Indonesia yang memiliki potensi yang tidak terbatas. Nah, tetapi dalam konteks promosinya, kita mengutamakan adalah image building tentang Indonesia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI