Bestari Barus Siap Gelar Karpet Merah untuk Rusdi Masse Jika Gabung PSI

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:02 WIB
Bestari Barus Siap Gelar Karpet Merah untuk Rusdi Masse Jika Gabung PSI
Bestari Barus. (Suara.com/Tio).
  • Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menyatakan kesiapan menyambut tokoh politik Rusdi Masse jika ia memutuskan bergabung dengan PSI.
  • PSI akan menyambut Rusdi Masse dengan sangat hangat asalkan ia resmi mundur dari keanggotaan partai sebelumnya, yaitu NasDem.
  • Pengumuman resmi mengenai bergabungnya Rusdi Masse ke PSI direncanakan akan dilakukan dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI.

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menyambut tokoh politik senior asal Sulawesi Selatan, Rusdi Masse, jika memutuskan untuk bergabung. 

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menegaskan bahwa partainya tidak akan tanggung-tanggung dalam memberikan penyambutan bagi mantan Bupati Sidrap tersebut.

Ia menilai kiprah politik Rusdi Masse selama ini sangat cemerlang dan memiliki pengaruh besar, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

"Rusdi Masse itu kan tokoh ya, tokoh Sulawesi Selatan itu, dan dalam kiprah politiknya cukup cemerlang. Jadi saya kira, sayang sekali kalau misalnya kemudian PSI tidak membuka pintu untuk Rusdi Masse bila memang dia ingin bergabung. Kita akan bentangkan karpet merah berkilo-kilo meter bila perlu," ujar Bestari kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

Meski memberikan sinyal kuat, Bestari memberikan catatan bahwa kepastian bergabungnya Rusdi Masse bergantung pada statusnya di partai sebelumnya. 

Ia menegaskan PSI siap menampung RMS sebagai energi baru untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

"Ya intinya kalau Rusdi Masse sudah mundur dari NasDem dan kemudian ingin bergabung dengan PSI, maka kita akan menerima dengan sangat senang hati dan memberikan karpet merah sepanjang-panjangnya gitu untuk menyambut kehadirannya bergabung dengan PSI untuk menang Pemilu 2029. Begitu," jelasnya.

Kabar bergabungnya Rusdi Masse ke partai berlambang gajah ini dinilai Bestari sebagai hal yang wajar atau "gayung bersambut". 

Apalagi, kekinian putra kandung Rusdi Masse menjabat sebagai Ketua DPW PSI Sulawesi Selatan.

"Ya ini bisa gayung bersambut. Artinya begini, bahkan Ketua DPW Sulawesi Selatan itu adalah putra kandung beliau. Jadi kalau you katakan dia ke partai lain, saya kaget. Tapi kalau ke PSI, ya memang sepertinya paling cocok bersama PSI itu. Kan begitu," katanya.

Saat disinggung apakah Rusdi Masse akan diumumkan bergabung ke PSI, Bestari memberikan bocoran bahwa PSI akan mengumumkan sejumlah tokoh baru dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI mendatang. Namun, ia masih merahasiakan waktu pastinya.

"Oh iya, pasti dong! Akan ada pengumuman secara resmi atas tokoh-tokoh yang bergabung itu. Nggak akan kita tutup-tutupi, tinggal nunggu harinya saja kok. Itu pun jika memang sudah mundur dan menyatakan ingin bergabung, ya sudah kita umumkan gitu. Tempatnya di tempat terhormat, waktunya di waktu yang paling mantap juga. Gitu loh," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPW Sulawesi Selatan (Sulsel) Partai NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rusdi Masse Mappasessu disebut sudah mengajukan surat pengunduran diri ke partai. 

Surat tersebut bahkan disebut sudah berada di meja Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. 

Kabar itu dibenarkan oleh Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (22/1/2026) sore. 

"Itu beritanya sudah (ada)," kata Sahroni kepada Suara.com. 

Sementara itu ketika ditanya apakah Rusdi Masse otomatis juga mengundurkan diri dari DPR RI, atau dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW), Sahroni mengatakan, hal itu harus menunggu keputusan pengurus pusat partai. 

"Nah itu tunggu keputusan DPP," katanya. 

Saat disinggung kabar Rusdi Masse bakal bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai mundur dari NasDem, Sahroni hanya menjawab diplomatis. 

"Desas desusnya gitu tapi nggak tahu pastinya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusdi Masse Dikabarkan Mundur dari NasDem, Bakal Merapat ke PSI?

Rusdi Masse Dikabarkan Mundur dari NasDem, Bakal Merapat ke PSI?

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04 WIB

Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput

Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput

News | Senin, 19 Januari 2026 | 12:30 WIB

PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya

PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 23:34 WIB

Terkini

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:28 WIB

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB