Pagi Mencekam di Pejaten Timur: Saat Luapan Ciliwung Nyaris Tenggelamkan Pemukiman

Dwi Bowo Raharjo | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:58 WIB
Pagi Mencekam di Pejaten Timur: Saat Luapan Ciliwung Nyaris Tenggelamkan Pemukiman
Banjir merendam permukiman warga di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, pascahujan deras melanda Jakarta, Jumat (30/1/2026) pagi. (ANTARA/Luthfia Miranda Putri).
  • Banjir hebat di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, terjadi akibat curah hujan tinggi yang merendam pemukiman hingga 3,2 meter.
  • Pada Jumat (30/1/2025), Kepala BPBD DKI Jakarta mengonfirmasi ketinggian air mulai surut menjadi 260 cm di lokasi tersebut.
  • Total delapan RT di tiga wilayah Jakarta Selatan terdampak luapan Kali Ciliwung, dengan ketinggian air bervariasi maksimal 350 cm.

Suara.com - Pagi yang mencekam menyelimuti warga di bantaran Kali Ciliwung, Jakarta Selatan.

Akibat curah hujan tinggi, banjir hebat merendam pemukiman di kawasan Pejaten Timur dengan ketinggian air yang sempat menyentuh angka fantastis, yakni 3,2 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa meski air mulai menunjukkan tren menurun, kondisi di lapangan masih tergolong tinggi.

"Saat ini sudah berangsur surut, dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 260 cm," kata Isnawa Adji saat dihubungi di Jakarta, Jumat (30/1/2025).

Isnawa menjelaskan bahwa pemukiman warga sempat diterjang luapan air yang jauh lebih tinggi sebelum fajar menyingsing.

"Sebelumnya, di lokasi tersebut, banjir sempat mencapai setinggi 320 cm pada pukul 05.00 WIB," tambahnya.

Titik banjir terparah berada di RT 05/RW 08, Jalan Jembatan Gantung, yang lokasinya memang sangat mepet dengan aliran sungai.

"Lokasi Pejaten Timur, dekat kali Ciliwung, seberang pasar, Pasar Minggu, di bawah rel kereta," ujar Isnawa merinci wilayah terdampak.

Pantauan di lokasi menunjukkan situasi yang sibuk sekaligus memprihatinkan. Jembatan penghubung arah Condet menuju Stasiun Pasar Minggu tampak dipadati sepeda motor yang melintas perlahan di tengah kepungan air.

Di sudut-sudut rumah, warga mulai berjibaku melawan sisa-sisa banjir.

Menggunakan ember seadanya, mereka mencoba membersihkan lumpur pekat yang masuk ke dalam hunian.

Sementara itu, sebagian warga lainnya memilih untuk mengungsi ke ruko-ruko terdekat dengan membawa tas berisi dokumen dan barang berharga.

Data BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa banjir kali ini tidak hanya menyerang satu titik. Total ada delapan RT di Jakarta Selatan yang terendam akibat luapan Kali Ciliwung, dengan rincian:

  • Pejaten Timur: 4 RT
  • Rawajati: 2 RT
  • Tanjung Barat: 2 RT

Ketinggian air di wilayah-wilayah tersebut bervariasi, mulai dari 150 cm hingga puncaknya 350 cm. BPBD terus mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Banjir Jakarta: 39 RT Masih Terendam, Ada yang Sampai 3,5 Meter!

Update Banjir Jakarta: 39 RT Masih Terendam, Ada yang Sampai 3,5 Meter!

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:07 WIB

Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 22:02 WIB

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 21:05 WIB

Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam

Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 20:03 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB