BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 29 Januari 2026 | 21:05 WIB
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026
Ilustrasi hujan lebat di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta. (Antara Foto/Wahyu Putro A)
baca 10 detik
  • Jabodetabek sedang berada pada fase puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026.
  • Masa transisi musim terjadi mulai Maret hingga Mei, namun potensi cuaca ekstrem tetap mengancam.
  • BMKG ingatkan potensi hujan lebat durasi singkat dan angin kencang akibat dinamika atmosfer aktif.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai kondisi cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang belakangan memicu banjir.

Wilayah Jabodetabek saat ini tengah berada dalam fase puncak musim hujan yang diprediksi masih akan berlangsung hingga Februari 2026 mendatang.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdani, menjelaskan bahwa periode basah ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu.

"Musim hujan di wilayah Jabodetabek telah dimulai sejak akhir Oktober 2025, dengan puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026," ujar Andri dalam keterangan tertulisnya kepada Suara.com, Kamis (29/1/2026).

Meskipun puncak hujan diperkirakan berakhir bulan depan, ancaman cuaca tidak lantas mereda begitu saja saat memasuki periode berikutnya.

Berdasarkan analisis data meteorologi, wilayah Ibu Kota dan daerah penyangganya akan segera memasuki masa transisi musim mulai bulan Maret.

"Memasuki Maret hingga Mei 2026, wilayah Jabodetabek secara bertahap akan memasuki masa transisi musim. Namun demikian, perlu kami sampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi, baik pada puncak musim hujan maupun saat periode peralihan musim tersebut," kata Andri.

Potensi terjadinya cuaca ekstrem ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang terpantau masih sangat aktif di sekitar wilayah Indonesia.

Hal tersebut berisiko memunculkan fenomena hujan dengan intensitas lebat, tetapi dalam durasi yang cenderung singkat.

baca juga

"Pada masa transisi, dinamika atmosfer masih cukup aktif dan dapat memicu hujan lebat berdurasi singkat, angin kencang, maupun cuaca ekstrem lainnya," terang Andri.

Oleh karenanya, BMKG mengimbau publik untuk selalu mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan cuaca yang fluktuatif demi menghindari dampak buruk bencana hidrometeorologi.

Masyarakat juga disarankan untuk rutin memeriksa pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi milik BMKG secara berkala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam

Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 20:03 WIB

Pemerintah Telah Pasang 196 Jembatan Darurat di 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera

Pemerintah Telah Pasang 196 Jembatan Darurat di 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 20:02 WIB

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:41 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×