Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:35 WIB
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (4/2/2026). [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Skywalk Kebayoran Lama dikeluhkan berbau menyengat akibat kotoran kucing liar di lantai.
  • Aktivitas pemberian makan kucing secara sembarangan menjadi penyebab utama masalah kebersihan tersebut.
  • Gubernur Pramono Anung menginstruksikan percepatan pembersihan dan penertiban seluruh fasilitas pedestrian Jakarta.

Suara.com - Masalah kebersihan akibat kotoran kucing liar di Skywalk Kebayoran Lama kembali menjadi sorotan publik pada awal Februari 2026. Jalur penghubung antara Halte Velbak dan Stasiun Kebayoran Lama tersebut dikeluhkan pengguna karena aroma tidak sedap yang sangat menyengat.

Fenomena ini diduga dipicu oleh aktivitas street feeding atau pemberian makan kucing liar yang tidak pada tempatnya oleh oknum warga. Mengingat lantai skywalk menggunakan material kayu (conwood), kucing tidak dapat mengubur kotorannya secara alami. Akibatnya, kotoran hewan tercecer di jalur pedestrian dan berisiko terinjak oleh pejalan kaki.

Meski petugas rutin melakukan pembersihan, noda bekas kotoran seringkali membekas secara permanen pada permukaan lantai jembatan. Padahal, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan titik pemberian makan khusus di bawah tangga JPO Halte Velbak serta memasang papan imbauan bertajuk "Keep The Skywalk paws-itively clean!". Namun, laporan per Selasa (3/2/2026) menunjukkan masalah ini terus berulang akibat kurangnya disiplin warga.

Menanggapi persoalan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan pernyataan tegas terkait komitmennya menjaga ketertiban fasilitas publik.

"Dalam hari-hari ini, saya secara khusus ingin menertibkan Jakarta agar menjadi lebih bersih, apalagi sudah ada arahan dari Bapak Presiden," ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (4/2/2026).

Pramono menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat membersihkan seluruh area pedestrian yang telah dibangun pemerintah. Ia menekankan bahwa fungsi trotoar maupun jembatan penyeberangan harus dikembalikan sesuai peruntukannya tanpa gangguan aktivitas lain.

"Tempat-tempat yang memang harus dibersihkan, saya minta segera dibersihkan, termasuk trotoar yang sudah dibangun. Saya tidak izinkan digunakan sembarangan, termasuk untuk parkir dan berdagang," tegas Pramono.

Saat ini, pihak Transjakarta bersama Pasukan Oranye (PPSU) terus melakukan penyisiran intensif menggunakan cairan pembersih di sepanjang area skywalk. Sebagai langkah jangka panjang, Pemprov DKI juga terus menggalakkan program sterilisasi massal guna mengendalikan populasi kucing liar di Jakarta.

Baca Juga: Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI