Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:05 WIB
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Komisi X DPR RI memanggil Mendikdasmen pekan depan untuk respons tragedi bunuh diri siswa SD di Ngada, NTT.
  • Peristiwa tersebut dipicu ketidakmampuan ekonomi keluarga membeli alat tulis dan dianggap tamparan bagi dunia pendidikan.
  • DPR akan evaluasi efektivitas Dana BOS serta meminta pemerintah pusat dan daerah lebih peka terhadap siswa pelosok.

Suara.com - Komisi X DPR RI bereaksi keras atas tragedi bunuh diri yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa yang diduga dipicu oleh ketidakmampuan keluarga membeli alat tulis tersebut dinilai sebagai tamparan keras bagi dunia pendidikan nasional.

Sebagai langkah nyata, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan pihaknya akan segera memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) untuk meminta pertanggungjawaban serta penjelasan menyeluruh terkait kasus tersebut.

Pemanggilan dijadwalkan dilakukan pada pekan depan, sebelum masa reses DPR dimulai pada 18 Februari mendatang.

"Ya tentu, Mendikdasmen selaku penanggung jawab tertinggi yang diberikan oleh Presiden, ya tentu harus segera mengambil langkah nyata, langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini. Anak-anak dalam hal ini, siswa-siswi tidak boleh terbebani hanya karena keuangan atau kemampuan ekonomi orang tua mereka terbatas," ujar Lalu Hadrian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Lalu menekankan bahwa persoalan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak bangsa untuk mengenyam pendidikan.

Ia mempertanyakan efektivitas jaring pengaman pendidikan seperti Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang seharusnya mampu mencegah tragedi semacam ini terjadi.

"Dana BOS ini merupakan hak semua sekolah, terutama sekolah negeri maupun sekolah swasta. Nah oleh sebab itu, kejadian yang menimpa siswa kita yang ada di Nusa Tenggara Timur ini, yang saya katakan tadi bahwa ini tamparan keras. Ini salahnya di mana? Apakah sekolah tidak menyalurkan? Apakah memang sekolah tersebut belum atau tidak menerima dana BOS? Atau kondisinya seperti apa? Nah inilah yang harus kita evaluasi bersama," tegasnya.

Bagi Komisi X, peristiwa ini menjadi sinyal darurat di tengah semangat Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi sektor pendidikan.

baca juga

Lalu Hadrian meminta pemerintah pusat maupun daerah agar lebih peka (aware) terhadap kondisi psikososial dan ekonomi para siswa, khususnya di daerah pelosok.

"Tetapi, bagi kami di Komisi X ini tamparan keras bagi dunia pendidikan kita hari ini. Di saat kita berbenah, di saat Bapak Presiden sangat bersemangat memperbaiki pendidikan kita, maka kami meminta pemerintah daerah juga aware, pemerintah daerah juga memberikan perhatian yang serius terhadap dunia pendidikan kita," ungkapnya.

Selain pemanggilan Mendikdasmen, Komisi X DPR RI juga berencana melakukan kunjungan kerja langsung ke NTT untuk berdiskusi dengan para pemangku kepentingan setempat.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan negara hadir dan memberikan solusi konkret agar kejadian serupa tidak terulang di daerah lain.

"Pendidikan wajib tidak boleh berhenti hanya gara-gara faktor ekonomi. Berikutnya, mental dari anak-anak juga harus diperhatikan. Lingkungan sekitar, tetangga, kerabat, keluarga harus aware juga dengan persoalan ini. Tidak boleh kejadian ini akan terulang terus sehingga seolah-olah negara tidak hadir. Sebetulnya negara itu sudah hadir," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena

Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:59 WIB

Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara

Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:46 WIB

Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat

Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:38 WIB

Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?

Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?

Liks | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:24 WIB

DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh

DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:14 WIB

Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi

Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:47 WIB

Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global

Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:42 WIB

Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos

Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:38 WIB

Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata

Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:23 WIB

Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia

Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:13 WIB

Terkini

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:43 WIB

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB