Ketimpangan Tabungan Meningkat: Simpanan di Atas Rp1 Miliar Tumbuh, Saldo Rakyat Kecil Tergerus

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 10:29 WIB
Ketimpangan Tabungan Meningkat: Simpanan di Atas Rp1 Miliar Tumbuh, Saldo Rakyat Kecil Tergerus
ilustrasi ketimpangan ekonomi (freepik)
  • Pertumbuhan tabungan nasional didominasi oleh kelompok dengan saldo di atas Rp1 miliar.
  • Saldo rata-rata masyarakat menengah bawah menyusut akibat tekanan inflasi dan biaya hidup.
  • Penyerapan tenaga kerja melambat drastis dibandingkan capaian pada tahun sebelumnya.

Suara.com - Pertumbuhan tabungan masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan triliun rupiah dinilai tidak mencerminkan perbaikan kondisi keuangan di seluruh lapisan rumah tangga. Di balik kenaikan agregat tersebut, terdapat ketimpangan nyata antara kelompok berpendapatan tinggi dan masyarakat menengah ke bawah.

Senior Analyst NEXT Indonesia Center, Sandy Pramuji, mengungkapkan bahwa total tabungan masyarakat tumbuh 12,1 persen (yoy) pada November 2025. Namun, lonjakan ini hampir sepenuhnya didorong oleh kelompok simpanan besar.

“Pertumbuhan signifikan ini didominasi hampir seluruhnya oleh kelompok simpanan dengan saldo di atas Rp1 miliar,” ujar Sandy dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).

Sebaliknya, kelompok menengah dan bawah justru mengalami stagnasi, bahkan penurunan kapasitas menabung. Rata-rata tabungan per rekening untuk kelompok simpanan di bawah Rp100 juta tercatat menyusut, dari sekitar Rp2,0 juta pada awal 2023 menjadi sekitar Rp1,7 juta pada periode 2024–2025.

“Fenomena precautionary saving ini mempertegas bahwa ruang finansial rumah tangga tidak membaik secara merata. Kelompok berpendapatan tinggi lebih memilih menabung dan berinvestasi, sementara kelompok menengah-bawah berjuang menjaga sisa bantalan keuangan mereka yang mulai tergerus inflasi,” jelas Sandy.

Kondisi ketimpangan ini diperparah oleh perlambatan di sektor ketenagakerjaan. Pada Februari 2025, penyerapan tenaga kerja masih bertambah 3,59 juta orang. Namun, pada Agustus 2025, tambahan tenaga kerja hanya mencapai 1,90 juta orang—jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,79 juta orang.

Meski demikian, aktivitas konsumsi tidak sepenuhnya melemah. Indeks Penjualan Riil (IPR) tetap mencatatkan level tinggi sebesar 248,3 pada Maret 2025, tertinggi dalam tiga tahun terakhir, berkat momentum musiman Ramadhan dan Idulfitri.

Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sepanjang 2023–2025 tetap berada di zona optimistis (di atas level 100). Walau sempat mengalami pelemahan tajam pada paruh kedua 2025, indeks ini kembali pulih secara terbatas di akhir tahun.

Menurut Sandy, situasi ini menunjukkan tantangan struktural yang harus segera diatasi agar daya beli masyarakat tidak terus tertekan.

“Tantangan utama daya beli Indonesia saat ini adalah memastikan pertumbuhan pendapatan riil yang lebih merata dan penciptaan lapangan kerja berkualitas. Tanpa fondasi tersebut, masyarakat akan semakin berhati-hati dalam berbelanja, yang berisiko menghambat keberlanjutan pertumbuhan ekonomi ke depan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telah Tampung 10.000 Nasabah, BCA Incar Gen Z Tajir

Telah Tampung 10.000 Nasabah, BCA Incar Gen Z Tajir

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 09:23 WIB

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:20 WIB

5 Perbedaan Tabungan Emas Digital dan Emas Fisik untuk Investasi Modal Rp50 Ribu

5 Perbedaan Tabungan Emas Digital dan Emas Fisik untuk Investasi Modal Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB