Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:20 WIB
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit
Ilustrasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia atau Gini Ratio tercatat mengalami penurunan pada periode September 2025. (Unsplas/Chitto)
baca 10 detik
  • Gini Ratio tercatat mengalami penurunan pada periode September 2025.
  • Angka ketimpangan Indonesia kini bertengger di level 0,363.
  • Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan kondisi pada awal tahun.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia atau Gini Ratio tercatat mengalami penurunan pada periode September 2025.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, angka Gini Ratio Indonesia kini bertengger di level 0,363. Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan kondisi pada awal tahun.

"Pada September 2025, ketimpangan sebesar 0,363 atau turun sebesar 0,012 basis poin dari Maret 2025," ujar Amalia dalam konferensi pers di Kantor BPS RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Sebagai informasi, Gini Ratio digunakan sebagai alat ukur ketimpangan dengan rentang nilai 0 hingga 1. Nilai 0 mewakili pemerataan sempurna, sementara nilai 1 mewakili ketimpangan sempurna (seluruh pengeluaran hanya dikuasai satu pihak). Semakin rendah angkanya, maka distribusi pengeluaran di masyarakat dianggap semakin merata.

Amalia menegaskan bahwa penurunan ini merupakan indikator adanya perbaikan distribusi pengeluaran di akar rumput. Namun, ia memberikan catatan bahwa rapor ini belum sepenuhnya seragam di seluruh wilayah.

BPS mencatat ketimpangan pengeluaran di wilayah perkotaan masih lebih tinggi dibandingkan pedesaan. Namun, baik di kota maupun desa, tren ketimpangan menunjukkan penurunan.

“Ketimpangan di perkotaan pada September 2025 adalah sebesar 0,383,” ujar Amalia.

Ia menambahkan, angka tersebut lebih rendah dibandingkan kondisi pada Maret 2025.

“Walaupun ini lebih rendah 0,012 basis poin dibandingkan dengan Maret 2025,” katanya.

baca juga

Sementara itu, ketimpangan pengeluaran di wilayah pedesaan juga tercatat menurun. Nilai Gini Ratio pedesaan berada jauh di bawah perkotaan.

“Ketimpangan di pedesaan pada September 2025 adalah sebesar 0,295,” ungkap Amalia.

Menurut BPS, penurunan ketimpangan di pedesaan relatif lebih terbatas dibandingkan di perkotaan. Namun, tren perbaikannya tetap terlihat.

“Lebih rendah 0,004 poin dibandingkan dengan bulan Maret 2025,” katanya.

Selain Gini Ratio, BPS juga mencatat perbaikan pada indikator kemiskinan lainnya. Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan sama-sama menunjukkan penurunan pada September 2025.

“Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan pada bulan September 2025 mengalami penurunan dibandingkan dengan Maret 2025,” ucap Amalia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin

Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:06 WIB

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:03 WIB

Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:09 WIB

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

×