Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:20 WIB
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit
Ilustrasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia atau Gini Ratio tercatat mengalami penurunan pada periode September 2025. (Unsplas/Chitto)
baca 10 detik
  • Gini Ratio tercatat mengalami penurunan pada periode September 2025.
  • Angka ketimpangan Indonesia kini bertengger di level 0,363.
  • Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan kondisi pada awal tahun.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia atau Gini Ratio tercatat mengalami penurunan pada periode September 2025.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, angka Gini Ratio Indonesia kini bertengger di level 0,363. Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan kondisi pada awal tahun.

"Pada September 2025, ketimpangan sebesar 0,363 atau turun sebesar 0,012 basis poin dari Maret 2025," ujar Amalia dalam konferensi pers di Kantor BPS RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Sebagai informasi, Gini Ratio digunakan sebagai alat ukur ketimpangan dengan rentang nilai 0 hingga 1. Nilai 0 mewakili pemerataan sempurna, sementara nilai 1 mewakili ketimpangan sempurna (seluruh pengeluaran hanya dikuasai satu pihak). Semakin rendah angkanya, maka distribusi pengeluaran di masyarakat dianggap semakin merata.

Amalia menegaskan bahwa penurunan ini merupakan indikator adanya perbaikan distribusi pengeluaran di akar rumput. Namun, ia memberikan catatan bahwa rapor ini belum sepenuhnya seragam di seluruh wilayah.

BPS mencatat ketimpangan pengeluaran di wilayah perkotaan masih lebih tinggi dibandingkan pedesaan. Namun, baik di kota maupun desa, tren ketimpangan menunjukkan penurunan.

“Ketimpangan di perkotaan pada September 2025 adalah sebesar 0,383,” ujar Amalia.

Ia menambahkan, angka tersebut lebih rendah dibandingkan kondisi pada Maret 2025.

“Walaupun ini lebih rendah 0,012 basis poin dibandingkan dengan Maret 2025,” katanya.

baca juga

Sementara itu, ketimpangan pengeluaran di wilayah pedesaan juga tercatat menurun. Nilai Gini Ratio pedesaan berada jauh di bawah perkotaan.

“Ketimpangan di pedesaan pada September 2025 adalah sebesar 0,295,” ungkap Amalia.

Menurut BPS, penurunan ketimpangan di pedesaan relatif lebih terbatas dibandingkan di perkotaan. Namun, tren perbaikannya tetap terlihat.

“Lebih rendah 0,004 poin dibandingkan dengan bulan Maret 2025,” katanya.

Selain Gini Ratio, BPS juga mencatat perbaikan pada indikator kemiskinan lainnya. Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan sama-sama menunjukkan penurunan pada September 2025.

“Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan pada bulan September 2025 mengalami penurunan dibandingkan dengan Maret 2025,” ucap Amalia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin

Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:06 WIB

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:03 WIB

Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 09:43 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

×