Status BPJS PBI Aman Sementara, Bagaimana Nasib 106 Ribu Pasien Pasca Ground Check Kemensos?

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:35 WIB
Status BPJS PBI Aman Sementara, Bagaimana Nasib 106 Ribu Pasien Pasca Ground Check Kemensos?
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Kemensos dan BPS validasi data 106.153 pasien katastropik penerima bantuan iuran BPJS.
  • Status kepesertaan diputus jika hasil pengecekan lapangan menunjukkan pasien kategori mampu.
  • Layanan pasien tetap aktif selama proses verifikasi berlangsung hingga akhir Maret mendatang.

Suara.com - Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) bergerak cepat melakukan validasi ulang melalui pengecekan lapangan/ground check terhadap 106.153 data penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan. Ratusan ribu peserta BPJS PBI tersebut merupakan pasien dengan penyakit katastropik yang membutuhkan perawatan medis berkelanjutan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan DPR guna memastikan jaminan kesehatan tepat sasaran. Selama proses validasi berlangsung hingga akhir Maret mendatang, status PBI dari 106 ribu pasien tersebut dipastikan tetap aktif.

"Saya dan Kepala BPS menindaklanjuti hasil pertemuan di DPR untuk melakukan ground check kepada 106.153 penerima bantuan iuran jaminan kesehatan yang sempat dinonaktifkan, khususnya mereka yang mengidap penyakit katastropik. Proses ini sekaligus menjadi bagian dari verifikasi dan validasi data," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Pemerintah menargetkan validasi lapangan selesai dalam waktu dua bulan. Hasilnya akan menentukan keberlanjutan status kepesertaan pasien. Jika ditemukan pasien yang masuk dalam kategori mampu (Desil 6 hingga 10), maka kepesertaan PBI mereka akan dicabut. Hal ini dikarenakan bantuan iuran BPJS PBI hanya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu yang berada dalam daftar Desil 1-5.

Untuk menjaga akurasi data, Kemensos mengerahkan tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

"Mudah-mudahan April sudah ada hasilnya. Kami melibatkan SDM pendamping PKH di lapangan agar hasilnya benar-benar menjadi pedoman pemberian bantuan bagi yang memenuhi kriteria," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan pihaknya telah mengantongi peta sebaran data verifikasi. BPS menemukan bahwa jumlah peserta terdampak paling banyak berdomisili di Palembang.

Amalia menjelaskan bahwa pengecekan lapangan akan dilakukan pada minggu pertama dan kedua bulan Maret.

“Setelah itu ada libur Lebaran, dan diperkirakan akhir Maret seluruh proses selesai dilakukan," ungkap Amalia.

baca juga

Bulan Februari ini menjadi masa persiapan teknis, mulai dari perencanaan hingga pelatihan petugas di daerah.

"Akhir Maret pengecekan anomali dan pengolahan data ditargetkan tuntas. Saat ini kami sedang melakukan koordinasi intensif dengan BPS daerah," tuturnya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi pasien penyakit berat agar akses perawatan medis mereka tidak terputus dan tetap mendapatkan hak layanan kesehatan dari negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua

Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:18 WIB

Tiga Sumber Penopang Dana BPJS Kesehatan Program JKN, Ada Dua Sumber Selain Iuran

Tiga Sumber Penopang Dana BPJS Kesehatan Program JKN, Ada Dua Sumber Selain Iuran

Video | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:35 WIB

DPR Evaluasi Penonaktifan BPJS PBI, Rapat Terbuka Digelar

DPR Evaluasi Penonaktifan BPJS PBI, Rapat Terbuka Digelar

Video | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:03 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×