Menjaga Detak Masa Lalu: Kisah Kesetiaan di Balik Kios Pasar Antik Jalan Surabaya Menteng

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 10 Februari 2026 | 19:06 WIB
Menjaga Detak Masa Lalu: Kisah Kesetiaan di Balik Kios Pasar Antik Jalan Surabaya Menteng
Kios Pasar Antik Jalan Surabaya Menteng, Jakarta. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Jalan Surabaya di Menteng, Jakarta Pusat, bermula tahun 1963 dan diresmikan menjadi objek wisata tahun 1974.
  • Meskipun mengalami penurunan sejak krisis 1998 dan pandemi, kios di sana tetap bertahan berkat solidaritas pedagang.
  • Pasar tersebut pernah dikunjungi tokoh dunia seperti Reagan dan Clinton; kendala ongkos kirim memengaruhi pembelian barang besar.

Suara.com - Jalan Surabaya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, bukan sekadar deretan toko biasa, melainkan sebuah lorong waktu yang menyimpan ribuan cerita masa lalu. Di sepanjang trotoarnya, deretan barang antik berjejer rapi menyambut setiap pasang mata yang melintas dengan pesona klasiknya.

JEJAK sejarah pasar legendaris ini bermula pada awal tahun 1963 sebagai masa perintisan yang sederhana. Kala itu, para pedagang belum memiliki kios permanen dan hanya berjualan dengan cara memikul dagangan atau menggelar tikar di pinggir trotoar.

Barang yang dijajakan pada masa itu mayoritas masih berupa peralatan rumah tangga bekas pakai atau pasar loak. Memasuki dekade 1970-an, wajah pasar mulai bertransformasi dengan hadirnya tenda-tenda darurat yang lebih menetap bagi para pedagang.

Titik balik besar terjadi pada tahun 1974 saat Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, meresmikan tempat ini sebagai objek wisata resmi. Sejak saat itu, Jalan Surabaya mulai dikenal luas secara internasional sebagai destinasi utama perburuan "harta karun" masa lalu.

Guna menata kawasan agar lebih rapi dan nyaman, pemerintah mulai membangun kios-kios permanen pada era 1980-an. Arsitektur kios yang ikonik ini terus bertahan hingga hari ini dan menjadi saksi bisu perjalanan waktu di jantung kota Jakarta.

Salah satu saksi hidup perjalanan pasar ini adalah Herman, seorang pedagang asal Bukittinggi yang sudah berjualan selama 36 tahun.

"Dari tahun 90-an lah," kenang Herman kepada Suara.com, saat menceritakan awal mula ia mengadu nasib di sana, Selasa (10/2/2026).

Herman mengakui bahwa kejayaan pasar ini mulai meredup sejak krisis moneter 1998 dan mencapai titik terparah saat pandemi Covid-19 melanda.

"Tapi sebenernya dari zaman Pak Harto itu turun tuh, udah," bebernya.

baca juga
Pasar antik Jalan Surabaya Menteng, Jakarta Pusat. (Suara.com/Adiyoga)
Pasar antik Jalan Surabaya Menteng, Jakarta Pusat. (Suara.com/Adiyoga)

Meski pengunjung makin sepi, ia tetap teguh memilih berjualan secara konvensional tanpa beralih ke sistem online.

Untuk menyambung hidup, Herman mengandalkan pemasukan sampingan serta sesekali melayani pedagang luar kota maupun kolektor yang masih setia berkunjung.

Ia menjelaskan bahwa dalam sebulan, selalu saja ada pedagang luar negeri atau kolektor lokal yang datang mengambil barang.

"Tapi ya nggak nentu, sebulan dapet berapa. Kan tergantung koleksi yang dibeli juga," jelasnya.

Harga koleksi di pasar ini sangat bervariasi, mulai dari kisaran ratusan ribu hingga mencapai Rp30 juta untuk barang seni klasik seperti patung. Namun, Herman menyebutkan bahwa ongkos kirim ke Eropa atau Amerika seringkali menjadi kendala besar bagi para pembeli mancanegara yang berasal dari sana.

"Misalnya beli empat barang Rp30 juta, ongkos kirimnya bisa sampai Rp80 juta," ungkap Herman menjelaskan mahalnya biaya logistik antarbenua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putus dari Orlando Bloom, Katy Perry Pacari Eks PM Kanada Justin Trudeau

Putus dari Orlando Bloom, Katy Perry Pacari Eks PM Kanada Justin Trudeau

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:30 WIB

Profil Justin Trudeau, Eks PM Kanada yang Pacaran dengan Katy Perry

Profil Justin Trudeau, Eks PM Kanada yang Pacaran dengan Katy Perry

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:23 WIB

Katy Perry & Trudeau: Pop Queen dan Politisi, Beda 12 Tahun Tak Masalah

Katy Perry & Trudeau: Pop Queen dan Politisi, Beda 12 Tahun Tak Masalah

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 06:15 WIB

Pacari Katy Perry, Berapa Harta Kekayaan Justin Trudeau?

Pacari Katy Perry, Berapa Harta Kekayaan Justin Trudeau?

Your Say | Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:17 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×