Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat

Bangun Santoso

Rabu, 11 Februari 2026 | 15:34 WIB
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Ilustrasi penembakan. [Ist]
baca 10 detik
  • Pesawat Smart Air PK-SNR ditembak KKB di Lapangan Terbang Karowai, menewaskan Pilot Enggo dan Kopilot Baskoro.
  • Insiden terjadi pada Kamis (11/2) sekitar pukul 11.00 WIT setelah pesawat mendarat dari Tanah Merah membawa 13 penumpang.
  • Satgas Damai Cartenz akan bergerak hari Jumat (12/2) untuk evakuasi jenazah dan penyelidikan lebih lanjut mengenai pelaku.

Suara.com - Peristiwa penembakan pesawat milik maskapai Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR terjadi di Lapangan Terbang Karowai, Papua.

Insiden maut ini mengakibatkan Pilot Enggo dan Kopilot Baskoro meninggal dunia setelah pesawat yang mereka awaki menjadi sasaran tembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Penyerangan berlangsung sesaat setelah pesawat melakukan pendaratan di landasan pacu tersebut.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani memberikan konfirmasi mengenai rincian awal kejadian tersebut.

Pesawat diketahui berangkat dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan.

Berdasarkan laporan kronologi, pesawat tiba di Lapangan Terbang Karowai pada Kamis (11/2) sekitar pukul 11.00 WIT. Saat itu, pesawat sedang mengangkut 13 orang penumpang dalam penerbangan tersebut.

"Dari laporan yang diterima terungkap Pilot Enggo dan Kopilot Baskoro tewas dalam insiden itu, sedang kondisi 13 penumpang belum bisa dipastikan," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani kepada Antara, di Jayapura, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (11/2/2026).

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait identitas dan keberadaan para penumpang yang berada di dalam pesawat saat penembakan terjadi.

Informasi mengenai latar belakang para penumpang tersebut masih bersifat dinamis dan menunggu verifikasi lebih lanjut dari lapangan.

baca juga

"Terkait 13 penumpang pesawat tersebut hingga kini belum dapat dipastikan apakah mereka penduduk Korowai atau bukan karena yang ada baru laporan awal," katanya.

Satgas Damai Cartenz telah menyusun rencana tindak lanjut untuk menangani dampak dari serangan ini. Tim gabungan dijadwalkan akan diberangkatkan ke lokasi kejadian pada Jumat (12/2).

Fokus utama dari misi tersebut adalah untuk melakukan pengecekan menyeluruh di tempat kejadian perkara (TKP) serta melaksanakan proses evakuasi terhadap jenazah Pilot Enggo dan Kopilot Baskoro.

Mengenai identitas kelompok yang bertanggung jawab atas serangan mematikan ini, Satgas Damai Cartenz belum memberikan pernyataan spesifik.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi faksi KKB mana yang melakukan penembakan di wilayah Karowai tersebut.

"Kami belum dapat memastikan dari kelompok mana pelakunya karena masih dalam penyelidikan," katanya.

Kondisi geografis dan aksesibilitas menuju Lapangan Terbang Karowai menjadi salah satu faktor dalam proses pengumpulan informasi dan evakuasi.

Satgas Damai Cartenz terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keamanan personel saat melakukan olah TKP dan proses pemulihan jenazah kru pesawat.

Berdasarkan data yang dihimpun dari manifes penerbangan Smart Air PK-SNR, terdapat 13 nama penumpang yang tercatat dalam penerbangan tersebut.

Daftar nama penumpang tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Yance Bemonop
  2. Limu Gurik
  3. Yanduk Kogoya
  4. Turis Magai
  5. Emira Wonda
  6. Kiris (bayi)
  7. Dua Lima Kogoya
  8. Inantinus Kahipka
  9. Irfan Kahipka
  10. Samuel Jitmau
  11. Pania Mialim
  12. Topius Kogoya
  13. Tialongga Kogoya

Pihak maskapai Smart Air dan otoritas penerbangan terkait terus memantau perkembangan situasi ini.

Penembakan terhadap pesawat sipil di wilayah Papua menambah daftar panjang gangguan keamanan yang menyasar sarana transportasi udara vital bagi masyarakat di daerah terpencil.

Satgas Damai Cartenz menegaskan bahwa upaya penegakan hukum akan terus dilakukan terhadap kelompok-kelompok yang mengganggu stabilitas keamanan dan keselamatan warga sipil maupun kru penerbangan di Papua.

Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan pihak keamanan setempat terus ditingkatkan guna mencegah insiden serupa terulang kembali di masa mendatang.

Fokus saat ini tetap pada evakuasi korban dan pengamanan area Lapangan Terbang Karowai agar aktivitas penerbangan perintis yang menjadi urat nadi logistik masyarakat dapat kembali berjalan dengan jaminan keamanan yang memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku

2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:20 WIB

Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel

Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:11 WIB

Eksplorasi Ekologi dan Nasib Hiu di Papua Nugini dalam The Shark Caller

Eksplorasi Ekologi dan Nasib Hiu di Papua Nugini dalam The Shark Caller

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:20 WIB

Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua

Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua

News | Senin, 09 Februari 2026 | 17:21 WIB

Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman

Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman

News | Senin, 09 Februari 2026 | 17:19 WIB

Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!

Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!

News | Senin, 09 Februari 2026 | 17:01 WIB

Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa

Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa

News | Senin, 09 Februari 2026 | 16:03 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×