Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Rabu, 11 Februari 2026 | 16:00 WIB
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
Direktur penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi. (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Kejagung usut keterlibatan 26 perusahaan kasus korupsi ekspor CPO rugikan negara.
  • Delapan direktur perusahaan ditetapkan tersangka dalam skandal rekayasa ekspor minyak sawit.
  • Korupsi ekspor CPO periode 2022-2024 rugikan keuangan negara hingga Rp14 triliun.

Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) mensinyalir sedikitnya 26 perusahaan terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) periode 2022–2024. 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini penyidik telah menetapkan delapan direktur perusahaan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

"Ada delapan orang (tersangka) dari entitas yang berbeda, atau mencakup sekitar 20-an perusahaan. Namun, saat ini kami masih meneliti keterlibatan hingga 26 perusahaan," kata Syarief di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Meski demikian, Syarief menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami apakah puluhan perusahaan tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan delapan bos perusahaan yang telah berstatus tersangka. Penyidik terus melakukan penelusuran intensif guna mengungkap praktik rekayasa ekspor tersebut secara utuh.

"Kami masih mendalami dan meneliti lebih lanjut keterlibatan perusahaan-perusahaan lainnya tersebut," tambahnya.

Kasus ini bermula ketika pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan dan pengendalian ekspor CPO. Namun dalam pelaksanaannya, penyidik menemukan adanya penyimpangan berupa rekayasa klasifikasi komoditas. Ekspor CPO diduga sengaja diklaim sebagai Pome atau Palm Acid Oil (PAO).

Manipulasi ini dilakukan karena nilai pungutan ekspor Pome jauh lebih rendah dibandingkan CPO. Akibat perbedaan harga dan rekayasa data tersebut, negara ditaksir mengalami kerugian keuangan yang mencapai Rp10 triliun hingga Rp14 triliun.

Hingga kini, Kejagung telah menetapkan 11 tersangka dalam perkara ini, yang terdiri dari unsur birokrasi dan swasta:

1.  LHB, ASN pada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
2.  FJR, ASN pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
3.  MZ, ASN pada Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC) Pekanbaru.
4.  ES, Direktur PT SMP, PT SMA, dan PT SMS.
5.  ERW, Direktur PT BMM.
6.  FLX, Direktur Utama sekaligus *Head Commerce* PT AP.
7.  RND, Direktur PT TAJ.
8.  TNY, Direktur PT TEO dan pemegang saham PT Green Product International.
9.  VNR, Direktur PT Surya Inti Primakarya.
10. RBN, Direktur PT CKK.
11. YSR, Dirut PT MAS dan Komisaris PT SBP.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Sebut Penetapan Tersangka Sudah Sesuai Aturan

Gus Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Sebut Penetapan Tersangka Sudah Sesuai Aturan

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:03 WIB

Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi

Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01 WIB

Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun

Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Review Bisikan Desa Gringsing: Slow-Burn yang Bikin Misterinya Ngeri Banget

Review Bisikan Desa Gringsing: Slow-Burn yang Bikin Misterinya Ngeri Banget

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:00 WIB

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:30 WIB

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:25 WIB

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

×