Koalisi Permanen Pro Pemerintah, Hasto Kristiyanto: Bagi PDIP Permanen itu Bersama Rakyat

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Minggu, 15 Februari 2026 | 16:44 WIB
Koalisi Permanen Pro Pemerintah, Hasto Kristiyanto: Bagi PDIP Permanen itu Bersama Rakyat
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Hasto Kristiyanto tegaskan koalisi permanen PDIP adalah koalisi dibangun bersama rakyat.
  • PDIP ajak partai politik fokus atasi masalah rakyat daripada kontestasi elektoral.
  • Hasto kritik penggunaan survei politik sebagai alat dogmatisme kekuasaan semata.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi wacana pembentukan koalisi permanen yang digagas oleh sejumlah partai politik pendukung pemerintah saat ini. Hasto menegaskan bahwa bagi PDIP, koalisi yang benar-benar bersifat permanen adalah koalisi yang dibangun bersama rakyat.

"Bagi PDI Perjuangan, koalisi permanen itu dengan rakyat. Sistem politik kita pascajatuhnya Soeharto telah mengembalikan makna bahwa kekuasaan itu berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," ujar Hasto usai mengikuti ajang lari Soekarno Run 2026 di Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Hasto mengakui bahwa dinamika politik nasional saat ini sangat terbuka bagi kerja sama antarpartai. Meski menghormati langkah politik partai lain tanpa bermaksud mengintervensi, ia memberikan catatan kritis mengenai penggunaan hasil survei sebagai basis legitimasi wacana tersebut.

Ia berpendapat bahwa survei seharusnya berfungsi sebagai alat ukur persepsi, bukan alat dogmatisme kekuasaan untuk menciptakan bandwagon effect atau efek ikut pemenang. Hasto menekankan pentingnya memadukan data kuantitatif dengan realitas kualitatif di lapangan.

"Misalnya dalam mengukur kemiskinan, jangan hanya melihat angka statistik, tetapi lihat kemiskinan faktualnya. Bagaimana akses pendidikan dan standar kehidupan yang layak? Itu aspek kualitatif yang harus diperhatikan," tuturnya.

"Bagi PDI Perjuangan, hal terpenting adalah bekerja turun ke bawah dan memperkuat rakyat," imbuh Hasto.

Menanggapi munculnya nama Ganjar Pranowo dalam survei elektabilitas terbaru Indikator Politik Indonesia, Hasto mengingatkan semua pihak agar kembali pada esensi demokrasi substansial, bukan sekadar urusan elektoral. Ia menyinggung tragedi kemanusiaan di NTT sebagai pengingat bagi partai politik agar lebih peduli pada persoalan mendasar rakyat.

"Fokus sekarang adalah bekerja untuk rakyat karena Pemilu masih jauh. Peristiwa di NTT, di mana ada anak sekolah yang mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli alat tulis, adalah pukulan kemanusiaan bagi kita semua. Jangan membawa demokrasi hanya sebatas elektoral; lebih baik bicara demokrasi untuk kesejahteraan rakyat," tegas Hasto.

Ia pun menekankan bahwa partai politik harus lebih aktif turun ke masyarakat untuk mengatasi masalah nyata, ketimbang terus terjebak dalam pembicaraan mengenai kontestasi pemilu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Hangat Megawati Umrah Bersama Keluarga, Prananda Bantu Tahalul

Momen Hangat Megawati Umrah Bersama Keluarga, Prananda Bantu Tahalul

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 13:00 WIB

Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!

Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:37 WIB

Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi

Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:46 WIB

Terkini

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:15 WIB

×