Jaga Stok Pangan, Ketua FKBI Minta Warga Konsumsi Kebutuhan Pokok Sewajarnya Selama Ramadan

Vania Rossa Suara.Com
Selasa, 17 Februari 2026 | 11:10 WIB
Jaga Stok Pangan, Ketua FKBI Minta Warga Konsumsi Kebutuhan Pokok Sewajarnya Selama Ramadan
Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi. (Foto dok. pribadi)
Baca 10 detik
  • FKBI mengimbau masyarakat konsumsi bahan pokok secara wajar menjelang Ramadan guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pasar.
  • Ketua FKBI, Tulus Abadi, mengingatkan pelaku usaha agar tidak menaikkan harga atau menimbun stok selama bulan suci ini.
  • Konsumen diimbau memperhatikan kualitas produk dan tanggal kedaluwarsa demi menjaga aspek kesehatan saat berbelanja.

Suara.com - Menjelang bulan suci Ramadan, Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) mengajak masyarakat untuk mengonsumsi kebutuhan pokok secara wajar dan sesuai kebutuhan, demi menjaga stabilitas pasar.

Ketua FKBI, Tulus Abadi, menekankan pentingnya menghindari perilaku berlebihan atau panic buying yang dapat memicu lonjakan harga dan kelangkaan pasokan.

"Agar masyarakat berkonsumsi secara wajar sesuai kebutuhan, jangan berlebih-lebihan, jangan pula melakukan panic buying. Konsumsi yang melebihi kewajaran adalah menjurus pada perilaku egois, dan pasar bisa terdistorsi, seperti harga yang melambung, bahkan kelangkaan pasokan barang," ujar Tulus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/2/2026), dikutip dari ANTARA.

Selain kuantitas, Tulus juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kualitas dan aspek kesehatan saat memilih produk, termasuk tanggal kedaluwarsa, kandungan zat berbahaya, serta kadar gula, garam, dan lemak.

Tak hanya konsumen, Tulus menekankan peran pelaku usaha, baik distributor, pedagang besar, maupun UKM dan UMKM, agar tidak memanfaatkan momen Ramadan untuk menaikkan harga secara berlebihan atau menimbun stok barang. Produk yang dipasarkan juga harus memenuhi standar keamanan pangan dan bebas dari zat berbahaya seperti metanil yellow, formalin, dan boraks.

"Pihak pedagang dari kalangan UKM dan UMKM juga harus punya kesadaran untuk memproduksi dan memasarkan produk makanan/minuman yang memenuhi standar, tidak melakukan kontaminasi dengan zat-zat berbahaya dan terlarang, seperti metanil yellow, formalin, boraks, dan lain-lain," tambah Tulus.

Fenomena meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi selama Ramadan dapat memberikan dampak positif bagi sektor riil, namun juga berpotensi merugikan konsumen jika tidak dikelola dengan baik. FKBI berharap masyarakat dan pelaku usaha sama-sama menjaga pola konsumsi dan distribusi agar stabilitas pasar tetap terjaga, sekaligus menekankan pentingnya kesehatan dalam setiap pilihan konsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI