Pemprov DKI Tegaskan Larangan Sahur on the Road, 1.900 Personel Disiagakan untuk Patroli Ramadan

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Selasa, 17 Februari 2026 | 11:01 WIB
Pemprov DKI Tegaskan Larangan Sahur on the Road, 1.900 Personel Disiagakan untuk Patroli Ramadan
Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. (Suara.com/Adiyoga)
  • Pemprov DKI Jakarta, melalui Kasatpol PP Satriadi Gunawan, melarang keras kegiatan Sahur on the Road (SOTR) selama Ramadan 1447 H.
  • Satpol PP akan mengerahkan 1.900 personel gabungan untuk patroli rutin bersama TNI/Polri mencegah gangguan keamanan.
  • Tindakan tegas akan dilakukan terhadap kelompok masyarakat yang tetap nekat menggelar SOTR dan menyebabkan kericuhan.

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan peringatan tegas terkait pelaksanaan Sahur on the Road (SOTR) selama bulan suci Ramadan 1447 H. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan agar masyarakat tidak menggelar konvoi atau kegiatan serupa di jalanan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

"Kayak Sahur on the Road itu, kami imbau kepada masyarakat agar tidak melaksanakan itu," ujar Satriadi di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Larangan ini sejalan dengan perhatian khusus Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terkait potensi gangguan yang kerap muncul selama SOTR. Satriadi menegaskan pihaknya tidak segan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok masyarakat, termasuk anak sekolah, yang nekat menggelar kegiatan tersebut dan menimbulkan kericuhan.

"Ya pasti kami lakukan penertiban. Kami akan larang itu," tegas Satriadi.

Untuk memastikan kondusivitas ibu kota, Satpol PP akan mengerahkan 1.900 personel gabungan untuk melakukan patroli rutin di lima wilayah kota administratif sepanjang Ramadan. Patroli ini menyasar titik-titik rawan gangguan keamanan agar aktivitas warga tetap aman dan lancar.

"Setiap malam, setiap hari mereka patroli," kata Satriadi. Selain itu, fungsi command center juga akan dioptimalkan untuk memantau laporan dan pergerakan tim di lapangan secara terintegrasi. "Itu pasti rutin kami lakukan," imbuhnya.

Pengamanan ini dilakukan secara kolaboratif dengan TNI dan Polri, yang tergabung dalam Tiga Pilar, untuk memastikan langkah penertiban berjalan efektif dan terkoordinasi.

"Gabungan sama Tiga Pilar juga, TNI-Polri. Nanti kami gabung juga, dalam rangka pengamanan," pungkas Satriadi.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI menekankan bahwa keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama Ramadan menjadi prioritas utama, sekaligus mencegah potensi gangguan yang sering muncul akibat kegiatan Sahur on the Road.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen

Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:14 WIB

Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai

Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:52 WIB

Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas

Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:33 WIB

Terkini

WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi

WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:25 WIB

RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia

RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:19 WIB

Eks Wamenaker Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK!

Eks Wamenaker Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:09 WIB

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:48 WIB

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:47 WIB

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:46 WIB

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB