Aturan Berbuka Puasa di Transjakarta Hingga KRL Selama Bulan Ramadan

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 18 Februari 2026 | 17:12 WIB
Aturan Berbuka Puasa di Transjakarta Hingga KRL Selama Bulan Ramadan
Ilustrasi buka puasa di Transjakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Transjakarta dan KAI Commuter merilis kebijakan kenyamanan berbuka puasa bagi penumpang selama Ramadan.
  • Transjakarta izinkan makan ringan dan air 10 menit pasca-Magrib; KAI Commuter beri kelonggaran hingga satu jam.
  • KAI Commuter izinkan air mineral, kurma, roti, namun larang makanan beraroma menyengat di dalam gerbong.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan KAI Commuter resmi merilis kebijakan khusus bagi para pelancong yang menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan keluwesan serta kenyamanan bagi masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

Untuk layanan Transjakarta, pelanggan diperbolehkan membatalkan puasa menggunakan air minum maupun makanan ringan di dalam bus.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa kebijakan ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pelanggan.

"Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Tentunya, kami juga mengajak pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” ujar Ayu dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

Durasi waktu yang diberikan untuk makan dan minum di dalam armada Transjakarta adalah maksimal 10 menit setelah berkumandangnya azan Magrib.

Pelanggan juga dapat menuju area ritel yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli penganan berbuka puasa.

Sementara itu, operator KAI Commuter juga menerapkan aturan serupa dengan spesifikasi jenis konsumsi yang lebih mendetail bagi para penggunanya.

Penumpang KRL diperkenankan mengonsumsi air mineral dalam kemasan atau tumbler, buah kurma, serta makanan ringan seperti roti di dalam gerbong.

baca juga

Namun, pengelola melarang keras penumpang menyantap nasi dengan lauk-pauk, makanan siap saji, maupun kuliner yang menebar aroma menyengat.

Minuman seperti kopi, soda, sirup, hingga es buah juga masuk dalam daftar larangan demi menjaga ketertiban serta keasrian di dalam kereta.

Berbeda dengan Transjakarta, batas waktu untuk membatalkan puasa di atas KRL diberikan kelonggaran hingga satu jam setelah waktu berbuka tiba.

Guna mempermudah akses air minum, KAI Commuter menyediakan fasilitas water station gratis di area stasiun bagi penumpang yang membawa wadah minum sendiri.

"Mari kita jalankan ibadah puasa dengan penuh hikmah dan saling menghormati sesama pengguna Commuter Line," bunyi pernyataan resmi mereka di akun media sosialnya.

Kedua operator transportasi massal ini kompak mengimbau seluruh pengguna untuk senantiasa menjaga higienitas dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal KRL Selama Ramadan Tak Berubah, 1.065 Perjalanan Setiap Hari

Jadwal KRL Selama Ramadan Tak Berubah, 1.065 Perjalanan Setiap Hari

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 15:52 WIB

Boleh Buka Puasa di KRL Saat Ramadan 1447 H, Ini Aturan dari KAI Commuter

Boleh Buka Puasa di KRL Saat Ramadan 1447 H, Ini Aturan dari KAI Commuter

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:04 WIB

Masjid Gedhe Kauman Siapkan 1.500 Takjil Setiap Hari, Gulai Kambing Jadi Menu Wajib Tiap Kamis

Masjid Gedhe Kauman Siapkan 1.500 Takjil Setiap Hari, Gulai Kambing Jadi Menu Wajib Tiap Kamis

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×