Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

Erick Tanjung

Selasa, 03 Maret 2026 | 07:25 WIB
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
Tangkapan layar dari video menunjukkan jejak rudal Iran melintas di langit di atas kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Minggu (14/4/2024). [AFP]
baca 10 detik
  • PBB khawatirkan peningkatan ketegangan militer di perbatasan Lebanon dan Israel.
  • Pasukan UNIFIL tetap bersiaga di Lebanon meski situasi keamanan kian mencekam.
  • Hizbullah serang Israel sebagai bentuk solidaritas atas gugurnya pemimpin tertinggi Iran.

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekhawatiran mendalam atas meningkatnya aktivitas militer di Lebanon di tengah pecahnya perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Eskalasi ini dipicu oleh pernyataan solidaritas penuh kelompok Hizbullah terhadap Iran pascaserangan AS-Israel ke Teheran.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengungkapkan bahwa ketegangan di Lebanon kini mencapai level yang mengkhawatirkan, terutama di wilayah perbatasan yang dijaga oleh pasukan penjaga perdamaian.

"Di Lebanon, tempat kami memiliki perwakilan politik dan pasukan perdamaian, ketegangan meningkat secara signifikan. Kami sangat prihatin atas insiden baku tembak di sepanjang Garis Biru (Blue Line). Situasi berkembang sangat cepat, dan kami terus memantau setiap perkembangan dengan saksama," ujar Dujarric kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Hizbullah dilaporkan telah meluncurkan serangkaian serangan ke wilayah Israel sebagai bentuk dukungan kepada Iran. Serangan tersebut segera direspons oleh Israel dengan menargetkan berbagai infrastruktur militer milik Hizbullah di wilayah Lebanon.

Dujarric menegaskan bahwa PBB memantau aksi saling serang tersebut, termasuk klaim penembakan oleh Hizbullah serta serangan balasan Israel. Meskipun situasi di lapangan sangat berisiko, PBB memastikan pasukan penjaga perdamaian UNIFIL tetap bersiaga di posisinya.

"Pasukan UNIFIL kami tetap bertahan di lokasi tugas masing-masing, meskipun harus menghadapi situasi yang penuh tantangan," tegasnya.

Konflik regional ini memuncak setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target strategis di Iran pada Sabtu (28/2/2026). Agresi tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur parah, jatuhnya korban sipil, serta tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah pejabat tinggi militer.


Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah Israel serta menyasar berbagai pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. (Antara/Sputnik/RIA Novosti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran

Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 06:32 WIB

Militer AS Gunakan AI Claude untuk Perang di Timur Tengah

Militer AS Gunakan AI Claude untuk Perang di Timur Tengah

Tekno | Selasa, 03 Maret 2026 | 05:24 WIB

Iran Dibombardir AS-Israel, Ali Daei: Negara Saya Terbakar, Saya Berharap Saya Mati

Iran Dibombardir AS-Israel, Ali Daei: Negara Saya Terbakar, Saya Berharap Saya Mati

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 05:55 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×