Kesaksian Warga & Turis Saat Serangan Iran ke UEA: Ini Bukan Dubai

Dimas Sagita

Selasa, 03 Maret 2026 | 10:45 WIB
Kesaksian Warga & Turis Saat Serangan Iran ke UEA: Ini Bukan Dubai
Ketakutan melanda pusat wisata dunia saat rudal dan drone menyasar Dubai. Warga serta turis asing terpaksa berlindung di dalam hotel demi keamanan.

Suara.com - Selama dua hari terakhir, sebagian besar warga dan turis Dubai memilih berdiam diri di dalam rumah dan hotel ketika serangan rudal dan drone menyasar kota di Uni Emirat Arab itu.

Gempuran Iran tersebut merupakan respons terhadap operasi tempur yang dilancarkan AS dan Israel.

Hotel-hotel mewah dan bandara utama Dubai, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia berdasarkan lalu lintas penumpang, turut mengalami kerusakan.

BBC berbincang dengan warga Uni Emirat Arab dan para turis yang sedang berlibur.

Warga setempat, Becky Williams, melihat sekitar 15 rudal "diluncurkan dari belakang rumahnya kemarin". Rudal yang dimaksud merupakan persenjataan UEA untuk mencegat proyektil Iran yang menuju Dubai.

"Anda bisa mendengar cegatan itu terjadi di udara."

Kendati demikian, ia dan keluarganya mengaku tetap tenang dan percaya militer UEA mampu mempertahakan wilayah udaranya. Dia yakin semua akan "segera mereda".

Serangan Iran sebagai balasan atas serangan AS-Israel terus berlanjut hingga Minggu (01/03).

Di Palm Jumeirah yang merupakan kepulauan mewah buatan Dubai, Hotel Fairmont The Palm terkena ledakan besar.

baca juga

Selain itu, puing-puing dari drone yang berhasil dicegat menyebabkan "kebakaran kecil" di fasad Hotel Burj Al Arab, kata pihak berwenang.

Seorang warga Dubai lainnya bilang kepada BBC: "Apa yang kami alami dalam 24 jam terakhir hanyalah sebagian kecil dari apa yang dialami orang lain di daerah konflik, jadi hal ini memberi perspektif."

Sementara itu, rencana liburan akhir pekan seorang warga bernama Satya Jaganathan terpaksa dibatalkan akibat peristiwa tersebut.

"Beginilah kita sekarang, harus tinggal di rumah," katanya.

Perempuan berusia 35 tahun itu mengungkapkan saudarinya harus mencari perlindungan di apartemennya.

Sebab, tempat tinggal saudarinya berada dekat Pelabuhan Jebel Ali. Di sekitar sana, "banyak puing-puing yang jatuh".

Pada Sabtu (28/02), pejabat setempat menyampaikan serpihan dari "penyergapan udara" mengakibatkan kebakaran di pelabuhan, yang merupakan pelabuhan tersibuk kesembilan di dunia.

"Situasinya masih relatif tenang karena hanya ada suara keras setiap beberapa jam, tetapi terasa aneh karena ini bukan Dubai yang kami kenal," jelas Jaganathan.

Bandara Internasional Dubai juga mengalami kerusakan dalam peristiwa yang disebut oleh otoritas sebagai "insiden".

Ribuan penerbangan menuju dan dari Timur Tengah telah dibatalkan. Kejadian kali ini dicatat sebagai salah satu gangguan terparah terhadap perjalanan global sejak pandemi Covid-19.

Judy Trotter seharusnya kembali ke London dari liburannya pada Sabtu (28/02) lalu, tapi ia diberitahu semua penerbangan dibatalkan saat tiba di bandara.

"Saya bertemu dengan orang-orang yang sangat kesal karena rencana perjalanan mereka terdampak. Ada ribuan orang di bandara. Saya bertemu dengan orang-orang yang bercerita pada saya bahwa mereka melewatkan pemakaman," katanya.

Tak hanya itu, ia juga berjumpa dengan banyak penumpang yang "sedang transit" dan kini terjebak.

Trotter merupakan satu dari sekitar 1.000 penumpang yang terlantar dan diberi kompensasi untuk menginap di hotel. Namun, mereka diperingatkan untuk menjauhi jendela.

"Ada banyak kaca di hotel ini yang mengkhawatirkan. Sepanjang hari, beberapa rudal terdengar," ujar Trotter.

Seorang turis Inggris lainnya, Kate Fischer, mengaku "sangat ketakutan."

Pada Sabtu malam, dia dan pasangannya mengemas "tas darurat" ketika anak-anak tidur. Ia juga menambahkan telah "menyiram handuk mandi dan handuk" dengan air sebagai persiapan jika harus "melarikan diri di tengah malam dalam kondisi kebakaran."

"Ini pengalaman yang sangat surealis, dikelilingi oleh orang-orang yang mencoba menikmati liburan mereka dan menghibur anak-anak mereka sementara kami bisa melihat asap yang terlihat dari area terdekat yang terkena serangan drone atau rudal."

Peserta Strictly Come Dancing, Vicky Pattison, termasuk di antara orang-orang yang harus mengungsi di Dubai.

Pattison sedang menikmati liburan bersama suaminya, Ercan Ramada. Akan tetapi, penerbangan mereka ke Australia dibatalkan.

Dalam postingannya di Instagram, pemenang acara I'm A Celebrity - Get Me Out Of Here tersebut menulis: "Kami memikirkan semua orang yang merasa tidak tenang dan tidak aman saat ini."

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suara Ledakan dan Jet Tempur, Rio Ferdinand Cerita Pengalaman Mencekam di Dubai

Suara Ledakan dan Jet Tempur, Rio Ferdinand Cerita Pengalaman Mencekam di Dubai

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:56 WIB

Ancaman Perang Total: Adu Rudal Israel-Hizbullah Pasca-Serangan Iran

Ancaman Perang Total: Adu Rudal Israel-Hizbullah Pasca-Serangan Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS, Kesederhanaan Rumah Sang Pemimpin Jadi Sorotan Terakhir

Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS, Kesederhanaan Rumah Sang Pemimpin Jadi Sorotan Terakhir

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×