Punya Belasan Bidang Tanah dan Rumah, Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tembus Rp85 Miliar

Bangun Santoso

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:45 WIB
Punya Belasan Bidang Tanah dan Rumah, Harta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tembus Rp85 Miliar
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Instagram/fadiaarafiq.official)
baca 10 detik
  • Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjadi sorotan KPK setelah dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah.
  • Fadia Arafiq memiliki latar belakang sebagai penyanyi terkenal, putri dari A. Rafiq, sebelum menjadi Bupati Pekalongan.
  • Berdasarkan LHKPN per Maret 2025, total kekayaan Fadia Arafiq tercatat mencapai Rp 85,6 miliar, didominasi properti.

Fadia kemudian terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021-2026 dan dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu, Ganjar Pranowo, pada 27 Juni 2021.

Dinamika politik membawanya kembali dilantik sebagai Bupati Pekalongan periode 2025 sampai 2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Merdeka, Jakarta.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengukuhan ratusan kepala daerah hasil pilkada serentak di seluruh Indonesia.

Rincian Harta Kekayaan Berdasarkan LHKPN

Sebagai pejabat publik, Fadia Arafiq berkewajiban melaporkan seluruh asetnya kepada KPK. Mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara per 30 Maret 2025, total kekayaan Fadia Arafiq tercatat mencapai angka yang fantastis, yakni Rp 85,6 miliar.

Sebagian besar hartanya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

Total nilai aset tanah dan bangunan milik Fadia mencapai Rp 74.290.000.000. Berikut adalah rincian beberapa aset properti yang tercatat dalam LHKPN miliknya:

  1. Tanah seluas 2720 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.040.000.000.
  2. Tanah dan bangunan 90 m2/55 m2 di Bogor senilai Rp 1.500.000.000.
  3. Tanah dan bangunan 180 m2/162 m2 di Bogor senilai Rp 3.500.000.000.
  4. Tanah dan bangunan 2,25 m2/2,25 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 2.400.000.000.
  5. Tanah dan bangunan 2,84 m2/2,84 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 3.800.000.000.
  6. Tanah dan bangunan 800 m2/500 m2 di Bogor senilai Rp 5.000.000.000.
  7. Tanah dan bangunan 489 m2/200 m2 di Semarang senilai Rp 7.000.000.000.
  8. Tanah seluas 200 m2 di Badung, Bali senilai Rp 3.500.000.000.
  9. Tanah dan bangunan 100 m2/100 m2 di Jakarta Timur senilai Rp 5.000.000.000.
  10. Tanah seluas 550 m2 di Bogor senilai Rp 10.000.000.000.
  11. Tanah dan bangunan 209 m2/209 m2 di Depok senilai Rp 3.500.000.000.
  12. Tanah dan bangunan 1613 m2/800 m2 di Pekalongan senilai Rp 3.500.000.000.
  13. Tanah dan bangunan 310 m2/300 m2 di Pekalongan senilai Rp 5.000.000.000.
  14. Tanah seluas 1298 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.500.000.000.
  15. Tanah seluas 740 m2 di Pekalongan senilai Rp 1.000.000.000.
  16. Dua bidang tanah masing-masing 1900 m2 di Pekalongan dengan nilai masing-masing Rp 1.900.000.000.
  17. Tanah seluas 1420 m2 di Pekalongan senilai Rp 3.550.000.000.
  18. Tanah seluas 599 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.500.000.000.
  19. Tanah seluas 7330 m2 di Pekalongan senilai Rp 2.500.000.000.

Beberapa aset tanah dan bangunan lainnya di Bogor dan Pekalongan dengan nilai bervariasi antara Rp 125 juta hingga Rp 700 juta.

Fadia Arafiq dikabarkan terjaring OTT KPK di wilayah Jawa Tengah. Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah yang tengah digalakkan oleh komisi antirasuah.

baca juga

Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan publik menunggu keterangan resmi lanjutan dari KPK terkait status hukumnya serta detail perkara yang menjeratnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Kendaraan Fadia Arafiq sebelum dan sesudah Jadi Bupati Pekalongan, Bak Langit dan Bumi

Beda Kendaraan Fadia Arafiq sebelum dan sesudah Jadi Bupati Pekalongan, Bak Langit dan Bumi

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:44 WIB

Kontroversi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kakak Fairuz A Rafiq yang Terjerat OTT KPK

Kontroversi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kakak Fairuz A Rafiq yang Terjerat OTT KPK

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:22 WIB

Dicokok KPK, Fadia Arafiq Ternyata Salah Satu Bupati Terkaya di Jawa Tengah

Dicokok KPK, Fadia Arafiq Ternyata Salah Satu Bupati Terkaya di Jawa Tengah

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:20 WIB

Gaji Bupati Pekalongan Cuma Rp2 Jutaan, Fadia Arafiq Punya Harta Rp85 Miliar Kini Kena OTT KPK!

Gaji Bupati Pekalongan Cuma Rp2 Jutaan, Fadia Arafiq Punya Harta Rp85 Miliar Kini Kena OTT KPK!

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:51 WIB

Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK

Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:57 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:19 WIB

Transformasi Fadia Arafiq: dari Biduan Pekalongan ke Kursi Bupati yang Kini Terjaring OTT KPK

Transformasi Fadia Arafiq: dari Biduan Pekalongan ke Kursi Bupati yang Kini Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:16 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×