Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem

Bangun Santoso

Rabu, 04 Maret 2026 | 13:19 WIB
Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
Foto sebagai ILUSTRASI: BMKG mendeteksi bibit siklon tropis 96S di selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan memberi dampak secara tidak langsung terhadap potensi cuaca ekstrem di Bali, Kamis (15/1/2026) [Suara.com/ANTARA/Instagram/@infoBMKG]
  • BMKG memonitor bibit siklon tropis 90S di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah yang berpotensi menjadi badai.
  • Bibit siklon 90S bergerak ke timur menuju selatan NTB, memiliki tekanan 998 hPa dan angin 35 knot.
  • Kombinasi dua bibit siklon dan gelombang atmosfer meningkatkan potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan serius mengenai kemunculan bibit siklon tropis 90S yang saat ini terpantau berada di perairan Samudera Hindia, tepatnya di sebelah selatan Jawa Tengah.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, sistem ini menunjukkan peningkatan intensitas yang signifikan dan memiliki peluang sangat tinggi untuk berkembang menjadi badai tropis dalam waktu dekat.

Fenomena ini diprediksi akan membawa dampak langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan.

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi, Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Ari Wibianto, memberikan konfirmasi mengenai perkembangan sistem cuaca ini dari Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Bibit siklon tropis 90S berpeluang tinggi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan," kata Ari Wibianto, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (4/3/2026).

Laporan teknis dari Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta menunjukkan bahwa bibit siklon tropis 90S saat ini memiliki tekanan udara di pusatnya sebesar 998 hectopascal (hPa).

Selain tekanan udara yang rendah, sistem ini juga mencatatkan kecepatan angin maksimum yang telah mencapai 35 knot.

Kekuatan angin ini menjadi indikator kuat bahwa sistem tersebut sedang mengalami proses penguatan yang intensif di atas permukaan laut yang hangat di Samudera Hindia.

Pergerakan bibit siklon 90S terpantau terus bergeser ke arah timur. Berdasarkan pemodelan cuaca, sistem ini diprediksi akan bergerak mendekati wilayah perairan selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Meskipun arah pergerakannya menuju timur, pengaruhnya terhadap pola angin dan distribusi awan hujan dapat mencakup area yang lebih luas di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa hingga Kepulauan Nusa Tenggara.

Meskipun terdapat ancaman dari bibit siklon tersebut, kondisi cuaca di wilayah NTB saat ini dilaporkan masih relatif kondusif.

Berdasarkan pengamatan visual dan instrumen, langit di wilayah tersebut terpantau cerah hingga berawan. Hal ini terjadi meskipun terdapat dua bibit siklon tropis sekaligus yang sedang aktif di Samudera Hindia, yakni bibit siklon 90S dan bibit siklon 93S.

Perbedaan kondisi cuaca yang masih tenang di NTB saat ini dijelaskan oleh posisi geografis kedua bibit siklon tersebut. Bibit siklon 90S masih berada di selatan Jawa Tengah, sementara bibit siklon 93S berada di dekat daratan sebelah barat laut Australia.

"Jika dilihat dari kelembapan lapisan atas belum terlalu basah. Jadi, NTB saat ini masih cerah hingga berawan," ujar Ari.

Kondisi ini diprediksi akan berubah seiring dengan semakin mendekatnya pusat tekanan rendah tersebut ke wilayah perairan selatan NTB.

BMKG sebelumnya telah memprakirakan bahwa rangkaian cuaca ekstrem akan melanda wilayah NTB dan sekitarnya pada periode 3-8 Maret 2026.

Situasi ini dipicu oleh keberadaan dua bibit siklon tropis secara bersamaan, yaitu bibit siklon 90S di selatan Pulau Jawa dan bibit siklon 93S di Samudera Hindia sebelah barat laut Australia.

Munculnya dua sistem badai tropis ini secara simultan menciptakan fenomena penarikan massa udara yang masif di wilayah sekitarnya.

Kehadiran kedua bibit badai tropis tersebut berkontribusi besar terhadap peningkatan suplai massa udara basah di atmosfer Indonesia.

Selain itu, kondisi ini memicu penguatan pertumbuhan awan hujan atau awan konvektif yang sangat intens.

Selain faktor bibit siklon, terdapat beberapa fenomena gelombang atmosfer yang aktif secara bersamaan yang memperparah kondisi cuaca.

Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Low Frequency, dan gelombang Kelvin terpantau sedang aktif di wilayah Indonesia.

Kombinasi antara bibit siklon dan gelombang atmosfer ini memperkuat proses konvektif di Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya, sehingga potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang menjadi sangat tinggi.

BMKG mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Dampak dari cuaca ekstrem ini dapat berupa banjir bandang, tanah longsor di wilayah perbukitan, angin kencang yang berisiko merobohkan papan reklame atau bangunan rapuh, pohon tumbang di jalan raya, serta ancaman sambaran petir yang membahayakan aktivitas di luar ruangan.

Koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus diperkuat guna meminimalisir risiko dampak bencana yang mungkin timbul selama periode aktifnya bibit siklon 90S ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:52 WIB

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:33 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Catat Waktunya, Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Catat Waktunya, Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

News | Senin, 02 Maret 2026 | 20:45 WIB

BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

News | Senin, 02 Maret 2026 | 17:37 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:12 WIB

Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada

Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:03 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:27 WIB

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:24 WIB

Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan

Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:11 WIB

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:06 WIB