Baca 10 detik
- Serangan rudal dari Iran mengguncang Israel utara pada Jumat (13/3/2026), mengakibatkan 33 korban luka dan kerusakan properti.
- Militer Israel mencatat dua gelombang serangan hebat dan kemudian mengeluarkan peringatan evakuasi bagi penduduk beberapa wilayah di selatan Beirut.
- Purnawirawan AS Lawrence Wilkerson mengkritik tujuan strategis dan biaya perang AS, menyebut tindakan militer melanggar hukum internasional.
Ia menambahkan bahwa opini publik di Amerika Serikat, termasuk basis pendukung setia Trump, kini mulai berbalik dengan cepat menentang keterlibatan AS dalam konflik yang dianggap semakin tidak populer ini.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan laporan terkini terkait situasi di Timur Tengah. Informasi mengenai konflik memiliki tingkat risiko tinggi dan dapat berubah sewaktu-waktu.