Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

Vania Rossa

Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:13 WIB
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
Kepala Keamanan Nasional Iran Ali Larijani (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Iran melalui Ali Larijani membalas ancaman AS melumpuhkan listrik dengan peringatan dampak regional meluas.
  • Retorika panas bermula dari klaim Trump menahan diri menyerang infrastruktur listrik Iran meskipun ada ancaman.
  • Ketegangan kedua negara diperparah oleh pengawasan ketat Iran terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.

Suara.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) semakin memuncak dan berada di ambang konfrontasi terbuka. Sekretaris Supreme National Security Council Iran, Ali Larijani, melontarkan peringatan keras merespons ancaman Presiden AS Donald Trump yang berencana melumpuhkan infrastruktur kelistrikan Iran.

Larijani memperingatkan bahwa tindakan nekat Washington tersebut justru akan menjadi bumerang, karena berpotensi memicu pemadaman listrik massal di seluruh kawasan Timur Tengah.

Melalui unggahannya di platform X, Larijani secara tajam menyoroti klaim Trump soal kemampuan militer AS.

"Trump mengatakan 'kita dapat menghancurkan kapasitas listrik Iran dalam satu jam, tetapi kita belum melakukannya'," tulis Larijani mengutip pernyataan Trump, yang dilansir dari AFP, Jumat (13/3/2026).

Larijani menegaskan, apabila gertakan AS itu benar-benar dieksekusi, efek kerusakannya tidak akan hanya menimpa wilayah Iran, melainkan meluas ke negara-negara sekitar dalam hitungan menit.

Lebih jauh, ia bahkan menyebut situasi tersebut dapat menjadi peluang bagi Iran untuk menyerang pasukan AS di kawasan.

"Nah, jika mereka melakukannya, seluruh kawasan akan gelap dalam waktu kurang dari setengah jam dan kegelapan memberikan kesempatan yang cukup untuk memburu tentara AS yang berlari mencari keselamatan," tegasnya.

Awal Mula Retorika Panas AS-Iran

Saling balas retorika panas ini bermula dari pernyataan Trump yang menyebut bahwa Amerika Serikat sejauh ini masih menahan diri untuk tidak membombardir fasilitas pembangkit listrik Iran.

baca juga

Meski begitu, Trump juga memberikan garis merah yang jelas. Ia menegaskan bahwa militer AS siap melancarkan serangan dahsyat jika Iran berani mengganggu stabilitas pasokan minyak dunia.

Ketegangan Berkaitan dengan Selat Hormuz

Eskalasi konflik antara dua negara tersebut juga berkaitan erat dengan situasi genting di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi urat nadi perdagangan energi global.

Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Iran dilaporkan memperketat pengawasan di jalur perairan tersebut.

Bahkan, Teheran disebut tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap kapal-kapal tanker yang melintas untuk mengangkut minyak.

Jika konfrontasi ini terus berlanjut tanpa titik temu, dunia kini dihadapkan pada ancaman serius terganggunya rantai distribusi energi global.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir

Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:43 WIB

Terkini

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

×