PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

Galih Prasetyo

Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
Foto udara suasana lalu lintas di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wpa]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, menyoroti tantangan besar pengelolaan arus mudik 2026 di Indonesia.
  • Diperkirakan 100,3 juta pemudik akan menggunakan kendaraan pribadi, didominasi mobil dan sepeda motor.
  • Penyelesaian masalah signifikan adalah tingginya volume pemudik motor, sekitar 24 juta orang, yang perlu diatasi.

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofwan Dedy Ardyanto, menilai pengelolaan arus mudik di Indonesia masih menghadapi tantangan besar.

Salah satu masalah utama adalah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, terutama sepeda motor.

Menurut Sofwan, tradisi mudik bukan hanya fenomena di Indonesia. Ia menyebut berbagai negara memiliki tradisi serupa seperti “chunyun” di China atau perjalanan pulang saat hari raya di negara lain.

“Mudik, balik kampung, chunyun, atau istilah lainnya adalah tradisi global yang memiliki tema sama, yakni pulang ke kampung halaman secara serentak saat masa libur atau hari raya,” ujar Sofwan dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Sofwan mengungkapkan bahwa arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan melibatkan sekitar 143,9 juta orang.

Namun, sebagian besar pemudik masih memilih menggunakan kendaraan pribadi dibanding angkutan umum.

“Sekitar dua pertiga pemudik akan menggunakan kendaraan pribadi, yaitu mobil 52,98 persen dan sepeda motor 16,74 persen,” tulisnya.

Jika dihitung secara keseluruhan, sekitar 100,3 juta orang diperkirakan tidak menggunakan transportasi publik.

Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya daya tarik layanan angkutan umum bagi masyarakat.

baca juga

Sofwan menilai pembangunan infrastruktur jalan tol memang membantu mobilitas pemudik, terutama lewat proyek Tol Trans Jawa dan Tol Trans Sumatera.

Namun persoalan besar justru terletak pada tingginya jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor.

“Tahun ini diperkirakan ada sekitar 24 juta orang mudik dengan sepeda motor. Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi negara,” ujarnya.

Pemerintah sendiri telah menjalankan program kereta api motor gratis atau motis dengan kuota 11.900 sepeda motor.

Meski demikian, Sofwan menilai jumlah tersebut masih jauh dari cukup untuk menekan angka pemudik motor secara signifikan.

Dalam analisanya, Sofwan juga membandingkan mudik di Indonesia dengan fenomena Chunyun di China.

Arus perjalanan domestik tersebut menjadi yang terbesar di dunia dengan sekitar 9,5 miliar perjalanan setiap tahun.

Namun, menurutnya kualitas dan kapasitas transportasi publik di kedua negara masih sangat berbeda.

“Jika dibandingkan, itu seperti dua kesebelasan yang bermain di liga berbeda,” ungkapnya.

Sofwan berharap kemampuan negara dalam mengelola arus mudik akan terus berkembang.

Ia menilai peningkatan layanan transportasi publik menjadi kunci agar Indonesia suatu saat dapat berada di liga yang sama dengan China dalam pengelolaan mobilitas masyarakat saat musim mudik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:13 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Terkini

Momen Suahasil Nazara Sapa Karyawan Kemenkeu Usai Jadi Menteri

Momen Suahasil Nazara Sapa Karyawan Kemenkeu Usai Jadi Menteri

Foto | Senin, 14 September 2026 | 18:26 WIB

Purbaya Dicopot Prabowo, Pramono Siap Gandeng Menkeu Baru demi Kelancaran Fiskal Jakarta

Purbaya Dicopot Prabowo, Pramono Siap Gandeng Menkeu Baru demi Kelancaran Fiskal Jakarta

News | Senin, 14 September 2026 | 18:25 WIB

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

Monitoring 24 Jam Selat Sunda Normal, Kabar Tsunami Akibat Erupsi GAK Dipastikan Hoaks!

News | Senin, 14 September 2026 | 18:17 WIB

Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu

Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:17 WIB

'Mereka Membantah, Kami Membuktikan', Kuasa Hukum Pelapor Siap Lawan Bantahan Betrand Peto

'Mereka Membantah, Kami Membuktikan', Kuasa Hukum Pelapor Siap Lawan Bantahan Betrand Peto

News | Senin, 14 September 2026 | 18:12 WIB

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

Korban Keracunan MBG Sudah 53 Ribu, DPR Desak Polisi Usut Tanpa Tunggu Laporan

News | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Timnas Indonesia Cari Lawan Kedua di FIFA Matchday November, Erick Thohir Masih Tunggu Jawaban

Bola | Senin, 14 September 2026 | 18:05 WIB

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Video | Senin, 14 September 2026 | 18:00 WIB

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

News | Senin, 14 September 2026 | 17:57 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

×