Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

Galih Prasetyo

Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
Presiden Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayake [Istimewa]
  • Pemerintah Sri Lanka menolak izin pendaratan dua pesawat tempur AS bersenjata rudal pada 26 Februari 2024.
  • Keputusan penolakan tersebut diambil untuk menjaga posisi netral Sri Lanka di tengah konflik memanas Iran-AS.
  • Sri Lanka juga menerima permintaan kunjungan kapal angkatan laut Iran pada hari yang sama, menegaskan sikap seimbang.

Suara.com - Pemerintah Sri Lanka menolak permintaan Amerika Serikat untuk mendaratkan dua pesawat tempur di bandara sipil Mattala.

Keputusan ini diambil demi menjaga posisi netral di tengah memanasnya perang AS-Israel melawan Iran.

Presiden Anura Kumara Dissanayake mengungkapkan bahwa permintaan tersebut diajukan pada 26 Februari, hanya dua hari sebelum AS dan Israel melancarkan serangan militer ke Iran.

“Mereka ingin membawa dua pesawat tempur dengan delapan rudal antikapal dari pangkalan di Djibouti,” ujarnya di parlemen dilansir dari Aljazeera.

Ia menegaskan, pemerintah langsung menolak permintaan tersebut.

Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]
Presiden AS Donald Trump menuding NATO sebagai pengecut dan macan kertas karena tak mau membantu membuka Selat Hormuz. [X/Potus]

“Kami menolak permintaan itu untuk menjaga netralitas Sri Lanka,” kata Dissanayake.

Tak hanya dari AS, Colombo juga menerima permintaan dari Iran pada hari yang sama.

Teheran meminta izin tiga kapal angkatan lautnya untuk melakukan kunjungan persahabatan ke Sri Lanka.

“Dengan dua permintaan di hadapan kami, keputusannya jelas,” ujar Dissanayake.

Dissanayake menambahkan, “Jika kami mengatakan ‘ya’ kepada Iran, maka kami juga harus mengatakan ‘ya’ kepada AS.”

Keputusan ini diambil di tengah eskalasi perang AS-Israel melawan Iran yang memicu kekhawatiran global.

Serangan rudal dan drone di kawasan Timur Tengah telah mendorong lonjakan harga energi dan meningkatkan risiko konflik meluas.

Presiden AS Donald Trump bahkan menekan sekutu-sekutunya untuk terlibat lebih jauh.

Trump mengkritik negara-negara NATO yang menolak ikut mengamankan Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi dunia.

Di tengah situasi tersebut, sejumlah negara memilih bersikap hati-hati.

Sri Lanka menegaskan tidak ingin terseret konflik dan berkomitmen menjaga keseimbangan diplomatiknya.

Meski bersikap netral, Sri Lanka tetap terlibat dalam misi kemanusiaan.

Angkatan laut Sri Lanka menyelamatkan 32 awak kapal Iran dari IRIS Dena yang diserang, serta mengevakuasi lebih dari 200 awak kapal lainnya beberapa hari kemudian.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:41 WIB

Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran

Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:57 WIB

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:41 WIB

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:30 WIB

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB