Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
Donald Trump (White House)
baca 10 detik
  • Donald Trump menunda serangan militer ke infrastruktur energi Iran selama lima hari kedepan.

  • Keputusan diambil setelah adanya dialog konstruktif dan produktif antara Amerika Serikat dan Iran.

  • Eskalasi sebelumnya telah menewaskan ribuan orang termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Suara.com - Ketegangan militer di kawasan Timur Tengah perang AS - Iran menunjukkan sinyal pendinginan yang cukup signifikan pada awal pekan ini.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan keputusan untuk menunda operasi militer terhadap Republik Islam Iran.

Langkah ini diambil setelah adanya perkembangan positif dalam komunikasi diplomatik yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

Fokus utama dari penundaan ini adalah pembatalan sementara serangan yang menyasar fasilitas pembangkit listrik dan sektor energi.

Keputusan strategis ini diumumkan langsung oleh Trump melalui saluran komunikasi pribadinya kepada publik internasional.

Trump mengungkapkan bahwa dinamika hubungan antara Washington dan Teheran mengalami kemajuan pesat dalam kurun waktu 48 jam.

Proses negosiasi tersebut diharapkan mampu menjadi pintu masuk bagi stabilitas keamanan jangka panjang di wilayah tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat mengklaim telah menemukan titik terang dalam upaya mengakhiri konfrontasi bersenjata yang berkepanjangan.

"Saya senang melaporkan bahwa Amerika Serikat dan negara Iran telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah," kata Trump di platform media sosialnya, Truth Social.

baca juga

Pernyataan tersebut mencerminkan optimisme baru di tengah ancaman perang skala besar yang sebelumnya menghantui dunia.

Trump memberikan arahan khusus kepada Departemen Pertahanan atau Pentagon untuk merespons hasil pembicaraan diplomatik ini.

Penundaan serangan direncanakan akan berlangsung selama lima hari ke depan terhitung sejak pengumuman tersebut dibuat.

Hal ini memberikan ruang bagi para diplomat untuk menyusun kerangka perdamaian yang lebih konkret dan menyeluruh.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan "nada dan isi percakapan yang mendalam, terperinci, dan konstruktif ini, yang akan berlanjut sepanjang minggu," dia telah menginstruksikan Departemen Pertahanan untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari.

Seluruh unit militer diinstruksikan untuk tetap bersiaga namun menahan diri dari tindakan ofensif terhadap target vital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×