Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Bangun Santoso

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
Tangkapan layar- Petugas saat mencoba mengamankan seorang wanita yang diduga akan mengakhiri hidup di sekitar Istana Jakarta Pusat. ANTARA/Khaerul Izan
baca 10 detik
  • Wanita berinisial JS di kawasan Istana Presiden pada Minggu (22/3) telah mendapatkan penanganan medis intensif di RSCM.
  • Petugas kepolisian berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri tersebut dan segera membawa korban ke Polres Jakarta Pusat.
  • Saat ini, kondisi JS masih dalam pengawasan medis dan psikologis untuk menentukan penanganan lanjutan pasca kejadian.

Suara.com - Pihak kepolisian memberikan informasi terbaru mengenai kondisi kesehatan seorang wanita berinisial JS yang melakukan aksi percobaan mengakhiri hidup di kawasan sekitar Istana Presiden, Jakarta.

Hingga saat ini, wanita tersebut dilaporkan masih berada di bawah pengawasan tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terkait kondisi fisik maupun psikologisnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung memberikan konfirmasi bahwa proses perawatan telah dilakukan sesaat setelah kejadian berlangsung.

Penanganan medis ini menjadi prioritas utama pihak kepolisian guna memastikan keselamatan nyawa korban setelah aksi nekat yang dilakukannya di area ring satu tersebut.

"Saat itu (waktu kejadian pada Minggu 22 Maret) juga sudah ditangani langsung dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sampai saat ini," kata Reynold di Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, aksi percobaan mengakhiri hidup tersebut terjadi pada hari Minggu, 22 Maret.

Petugas kepolisian yang sedang berjaga di sekitar lokasi kejadian langsung bergerak cepat ketika melihat gelagat mencurigakan dari JS.

Upaya persuasif dilakukan oleh para petugas di lapangan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Reynold, pada saat kejadian petugas yang berada di lokasi langsung mencoba menenangkan korban agar tidak mengambil keputusan yang gegabah.

baca juga

Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur penanganan krisis di area publik, terutama di lokasi yang memiliki tingkat pengamanan tinggi seperti kawasan Istana Negara.

Selain itu, lanjut Reynold petugas juga berupaya memberikan rasa aman kepada korban sehingga bisa dapat dicegah dan korban dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk diperiksa kesehatannya.

Setelah berhasil ditenangkan, JS dievakuasi dari lokasi kejadian menuju markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan awal terkait kondisi kesehatan umum sebelum akhirnya dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Pihak kepolisian memastikan bahwa JS bersikap cukup kooperatif saat dimintai keterangan awal oleh petugas.

Hal ini memudahkan pihak berwenang untuk segera mengambil langkah medis lanjutan dengan membawanya ke rumah sakit rujukan nasional guna mendapatkan pemeriksaan yang lebih mendalam, termasuk dari sisi kejiwaan.

Setelah korban dirasa kooperatif, selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan pemeriksaan lanjutkan dan pemeriksaan psikologi.

Penanganan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ini melibatkan tim ahli yang kompeten di bidangnya untuk memetakan kondisi kejiwaan korban secara komprehensif.

"Kami mencoba berkoordinasi dengan pihak RSCM untuk pemeriksaan lanjutan dan psikologis korban," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Mengenai detail kejadian pada Minggu (22/3), wanita berinisial JS tersebut diduga kuat memang berniat mengakhiri hidupnya sendiri.

Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya barang bukti di lokasi kejadian yang mengarah pada tindakan tersebut. Petugas menemukan alat yang direncanakan akan digunakan oleh JS dalam aksinya.

Pada Minggu (22/3) seorang wanita berinisial JS diduga akan mengakhiri hidupnya, karena pada saat kejadian ditemukan seutas tali yang akan digunakan oleh korban.

Penemuan tali tersebut menjadi bukti krusial bagi kepolisian dalam menyimpulkan motif sementara di balik aksi nekat wanita tersebut di area publik.

Keberhasilan petugas dalam menggagalkan aksi ini menjadi poin penting dalam penyelamatan nyawa JS. Saat itu, ada petugas yang berhasil menggagalkan aksi korban dan kemudian korban langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan pemeriksaan.

Di sisi lain, publik sempat dihebohkan dengan rekaman video yang beredar di media sosial mengenai peristiwa tersebut. Dalam narasi yang berkembang di masyarakat, muncul dugaan bahwa JS tengah mengalami tekanan mental yang berat atau depresi saat melakukan aksinya di dekat simbol kekuasaan negara tersebut.

Dari video yang beredar bahwa korban diduga depresi, namun hingga saat ini belum diketahui apa penyebabnya karena korban masih dilakukan perawatan secara intensif di RSCM.

Pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih detail mengenai motif spesifik atau latar belakang permasalahan yang dihadapi JS hingga ia nekat mendatangi kawasan Istana Presiden untuk mencoba mengakhiri hidup.

Fokus utama pihak kepolisian dan tim medis saat ini adalah memastikan stabilitas kondisi JS.

Perawatan intensif di RSCM diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kesehatan mental korban melalui serangkaian tes psikologi yang sedang berlangsung.

Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk menentukan langkah rehabilitasi atau penanganan sosial selanjutnya bagi JS setelah keluar dari rumah sakit nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:14 WIB

Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres

Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran

Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 19:59 WIB

Viral! Sekelompok Wanita Diduga Rayakan Lebaran Sambil Merokok dan Diduga Konsumsi Miras

Viral! Sekelompok Wanita Diduga Rayakan Lebaran Sambil Merokok dan Diduga Konsumsi Miras

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 13:28 WIB

Kecewa Nafkah Anak Sedikit, Wanita Ini Nekat Sobek Uang Rupiah hingga Viral

Kecewa Nafkah Anak Sedikit, Wanita Ini Nekat Sobek Uang Rupiah hingga Viral

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Dapat Pelayanan Tak Ramah di Kafe, Wanita Ini Ungkap Realita Beauty Privilege yang Bikin Insecure

Dapat Pelayanan Tak Ramah di Kafe, Wanita Ini Ungkap Realita Beauty Privilege yang Bikin Insecure

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 09:29 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet

5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:25 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×