Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

Bernadette Sariyem

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:58 WIB
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
Selat Bab-el-Mandeb di Laut Merah, jalur perdagangan strategis dunia yang akan diblokade Iran bila tentara darat AS dan Israel menyerbu. [Suara.com/Google Maps]
baca 10 detik
  • Iran mengancam menutup Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah jika AS dan Israel mengerahkan pasukan darat di wilayahnya.
  • Iran menolak usulan gencatan senjata 15 poin dari Presiden Trump, meminta ganti rugi dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz.
  • Ancaman blokade Laut Merah berpotensi menyebabkan krisis energi ganda global karena selat itu merupakan urat nadi perdagangan dunia.

Suara.com - Iran mengancam menutup Laut Merah bagi lalu lintas perdagangan internasional, bila Amerika Serikat dan Israel berani mengerahkan pasukan darat ke wilayahnya.

Dikutip dari The Hill, Kamis (26/3/2026), Iran menegaskan bisa secara mudah menutup Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah setelah berhasil menutup Selat Hormuz.

Selat Bab el-Mandeb, yang terletak di antara Yaman dan Jibuti, merupakan urat nadi perdagangan global yang berada sekitar 1.200 mil dari Selat Hormuz.

Selat ini sangat rentan terhadap serangan dari proksi Iran, terutama kelompok Houthi di Yaman yang didukung oleh Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC.

Jika blokade ini benar-benar terjadi, dunia akan menghadapi krisis energi ganda yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pihak militer Iran menegaskan, mereka tidak akan membiarkan setiap pergerakan musuh tanpa balasan yang setimpal.

Seorang sumber militer mengatakan kepada Kantor Berita Tasnim milik Iran bahwa intelijen mereka sedang bekerja ekstra keras.

"Kami secara konstan memantau dan mengawasi persiapan serta perkembangan di front musuh," ujar sumber militer tersebut pada Rabu waktu setempat.

Pernyataan itu berlanjut dengan peringatan keras bagi AS dan sekutunya jika mereka mencoba melakukan operasi militer di wilayah kedaulatan Iran, atau mencoba menembus blokade di Teluk Persia dengan kekuatan angkatan laut.

baca juga

"Jika musuh ingin mengambil tindakan di darat di pulau-pulau Iran atau di mana pun di tanah kami, atau untuk membebankan biaya pada Iran dengan pergerakan angkatan laut di Teluk Persia dan Laut Oman, kami akan membuka front lain bagi mereka sebagai kejutan sehingga tindakan mereka tidak hanya tidak bermanfaat bagi mereka tetapi juga akan melipatgandakan biaya yang harus mereka tanggung," tambah sumber tersebut.

Tawaran Damai Trump yang Bertepuk Sebelah Tangan

Di Washington, Presiden Donald Trump dilaporkan mulai melunakkan retorikanya dan menunjukkan kesediaan untuk meredakan konflik.

Trump telah mengusulkan rencana gencatan senjata 15 poin yang komprehensif. Proposal tersebut mencakup pembatasan rudal balistik dan kemampuan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi yang selama ini mencekik Teheran.

Namun, tawaran "jalan tengah" dari Gedung Putih ini ditolak mentah-mentah oleh para pemimpin di Teheran.

Iran menilai proposal tersebut tidak adil dan menegaskan bahwa perang hanya akan berakhir sesuai dengan waktu dan syarat yang mereka tentukan sendiri.

Sebagai gantinya, Iran telah mengajukan proposal tandingan yang jauh lebih berat bagi pihak Barat.

Dalam tuntutannya, Teheran meminta ganti rugi perang atas kerusakan infrastruktur yang terjadi selama konflik, penghentian total agresi dari Amerika Serikat dan Israel.

Kemudian, Iran meminta jaminan tertulis bahwa perang baru tidak akan muncul lagi dengan syarat yang sama di masa depan.

Selain itu, Iran menuntut agar kedaulatan penuh mereka atas Selat Hormuz diakui secara internasional.

Siasat Perusahaan Pelayaran di Tengah Kepungan

Kondisi ini membuat banyak perusahaan pelayaran global berada dalam posisi dilematis.

Sejumlah perusahaan minyak, sempat mempertimbangkan untuk menggunakan Selat Bab el-Mandeb sebagai rute alternatif mengangkut minyak keluar dari wilayah tersebut setelah Hormuz ditutup.

Padahal, Bab el-Mandeb sendiri bertanggung jawab atas 10 persen perdagangan maritim dunia.

Namun, rute alternatif ini terbukti tidak kalah berbahaya. Kelompok Houthi di Yaman memiliki rekam jejak melakukan serangan rudal anti-kapal terhadap kapal angkatan laut AS dan kapal komersial pada tahun 2023 dan 2024.

Ancaman Iran untuk mengaktifkan proksi mereka di Laut Merah bisa berarti bunuh diri bagi kapal tanker yang berani melintas.

Sumber militer Iran kembali memberikan peringatan tajam kepada pemerintahan Trump agar tidak mencoba mencari celah di Laut Merah untuk menghindari blokade di Teluk Persia.

Teheran mengklaim memiliki kemampuan untuk menciptakan "ancaman yang sangat kredibel" terhadap setiap kapal di selat tersebut.

"Oleh karena itu, jika orang-orang Amerika ingin memikirkan solusi untuk Selat Hormuz dengan tindakan bodoh, mereka harus berhati-hati agar tidak menambah selat lain ke dalam masalah dan kesulitan mereka," tegasnya menutup pernyataan tersebut.

Sebagai jalur yang juga dilalui oleh kapal-kapal tanker menuju Asia, blokade di Bab el-Mandeb akan memutus rantai pasok global secara total.

Ketegangan antara ambisi kedaulatan Iran dan strategi tekanan maksimum AS kini berada di titik nadir, di mana satu langkah salah di Laut Merah bisa memicu perang terbuka yang jauh lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:47 WIB

Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba

Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:21 WIB

Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:39 WIB

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:18 WIB

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:49 WIB

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB

Netanyahu Sentil Trump soal Iran, Hubungan AS-Israel Memanas

Netanyahu Sentil Trump soal Iran, Hubungan AS-Israel Memanas

Video | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing

Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:25 WIB

Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?

Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:20 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini

7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?

Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?

Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar

Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

×