Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

Bernadette Sariyem

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:49 WIB
Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (kanan) tengah berbincang dengan Presiden AS Donald Trump (kiri). [JNS.org]
baca 10 detik
  • Putra Mahkota MBS mendesak Presiden Trump melanjutkan perang AS guna menghancurkan total pemerintahan garis keras Iran.
  • MBS mendorong serangan militer langsung AS terhadap infrastruktur energi penting Iran, seperti operasi merebut Pulau Kharg.
  • Arab Saudi secara resmi menolak dorongan perang, mengklaim fokus mereka hanya pada pertahanan diri dari serangan Iran.

Suara.com - Pemimpin de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, disebut mendesak Amerika Serikat meneruskan perang hingga bisa menghancurkan Iran.

Dalam berita utama surat kabar The New York Times edisi Kamis (26/3/2026), desakan itu terungkap setelah komunikasi privat antara MBS dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dibocorkan ke publik.

Permintaan itu menjadi ironi, sebab MBS kerap melontarkan retorika perdamaian di depan publik terkait perang yang dikobarkan AS serta Israel terhadap Iran.

Berdasarkan laporan yang bersumber dari pejabat Amerika Serikat, MBS disebut-sebut terus mendorong Trump untuk tidak mengendurkan serangan militer terhadap Iran.

Pangeran MBS berargumen, kampanye militer gabungan AS-Israel saat ini merupakan sebuah "kesempatan bersejarah" untuk merombak total tatanan geopolitik di Timur Tengah.

Dalam rangkaian pembicaraan selama sepekan terakhir, MBS menyampaikan pesan kuat kepada Trump bahwa sang presiden harus terus menekan hingga runtuhnya pemerintahan garis keras di Teheran.

Bagi Riyadh, rezim Iran saat ini adalah ancaman jangka panjang bagi kawasan Teluk yang hanya bisa dihilangkan dengan cara pergantian kekuasaan secara total.

Ambisi Operasi Militer di Pulau Kharg

Manuver MBS tidak hanya sebatas dukungan moral. Laporan menyebutkan bahwa ia mendorong adanya serangan langsung terhadap infrastruktur energi Iran, guna melumpuhkan kekuatan ekonomi Teheran.

baca juga

Bahkan, Donald Trump dikabarkan mulai mempertimbangkan secara serius operasi militer untuk merebut Pulau Kharg, yang merupakan pusat utama infrastruktur minyak Iran.

Operasi semacam ini, yang kemungkinan melibatkan pasukan lintas udara angkatan darat atau serangan amfibi oleh Marinir AS, dianggap sangat berbahaya oleh para analis militer.

Namun, MBS tetap mengadvokasi perlunya operasi darat dalam percakapannya dengan Trump.

Ia meyakinkan Trump bahwa lonjakan harga minyak yang merusak ekonomi global saat ini hanyalah bersifat sementara.

Tapi, tidak semua pihak di Washington setuju dengan visi ini. Pejabat senior di pemerintahan AS khawatir bahwa jika konflik ini terseret terlalu lama, Iran akan meluncurkan serangan balasan yang lebih menyakitkan terhadap instalasi minyak Saudi, dan Amerika Serikat akan terjebak dalam "perang tanpa akhir" lainnya.

Kontradiksi Publik dan Diplomasi "Hancur Total"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB

Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar

Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01 WIB

Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali

Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB