Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:45 WIB
Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'
Perang Iran (Aljazeera)
baca 10 detik
  • Trump ancam hancurkan total fasilitas energi Iran jika kesepakatan damai tidak segera terwujud.

  • Negosiasi kemajuan diplomasi melibatkan mediator Pakistan dan Turki untuk mengakhiri konflik bersenjata regional.

  • Serangan udara gabungan menewaskan Ali Khamenei memicu restrukturisasi rezim baru Iran lebih rasional.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan adanya perkembangan positif dalam rangkaian dialog guna menghentikan konfrontasi militer.

Langkah diplomatik ini dirancang untuk menyudahi serangan kolaborasi antara pihak Washington dan Tel Aviv terhadap wilayah Iran.

Kendati melihat adanya celah damai, Trump tidak segan melayangkan peringatan keras mengenai potensi kehancuran fatal bagi Teheran.

Pemimpin Amerika tersebut menegaskan bahwa fasilitas energi vital milik Iran berada dalam bidikan militer jika solusi buntu.

Ia menekankan pentingnya hasil nyata dari meja perundingan dalam waktu yang sangat singkat bagi kedua negara.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump memberikan ultimatum yang sangat spesifik mengenai target serangan berikutnya.

Sektor ekonomi dan kelistrikan menjadi sasaran utama apabila jalur perdagangan internasional di wilayah tersebut tetap terganggu.

"Jika karena alasan apa pun kesepakatan tidak segera tercapai, meskipun kemungkinan besar akan tercapai, dan jika Selat Hormuz tidak segera dibuka untuk urusan bisnis; maka kami akan mengakhiri sikap diam kami di Iran dengan meledakkan dan menghancurkan sepenuhnya semua pembangkit listrik mereka, sumur minyak, dan Pulau Kharg (dan mungkin semua pabrik desalinasi!)," tulis Trump.

Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Amerika dalam mengamankan arus logistik global di perairan strategis tersebut.

baca juga

Trump memberikan sinyal bahwa kesabaran pihaknya memiliki batas waktu yang sangat ketat terhadap kepemimpinan Iran.

Di balik ancaman militer yang mengerikan, Trump mencatat adanya perubahan sikap dari otoritas pemerintahan di Teheran.

Ia mengklaim bahwa saat ini sedang terjalin komunikasi yang mendalam dengan jajaran kepemimpinan Iran saat ini.

Trump menilai karakter penguasa baru di negara tersebut jauh lebih rasional dibandingkan dengan periode kepemimpinan yang sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara dengan media Bloomberg, Trump menyatakan optimismenya bahwa pihak Iran memiliki keinginan kuat untuk berdamai.

Ia bahkan memberikan penilaian subjektif bahwa operasi militer yang selama ini berjalan memberikan hasil yang memuaskan.

Situasi di lapangan menunjukkan dinamika yang berbeda ketika otoritas resmi Iran memberikan pernyataan resmi mereka.

Pemerintah Iran secara tegas membantah adanya pertemuan atau pembicaraan yang dilakukan secara tatap muka dengan Amerika.

Mereka memberikan klarifikasi bahwa interaksi yang terjadi selama ini hanya sebatas pertukaran pesan melalui pihak ketiga.

Proses mediasi ini melibatkan sejumlah negara tetangga yang berusaha meredam ketegangan agar tidak semakin meluas.

Ishaq Dar selaku Menteri Luar Negeri Pakistan menyatakan kesiapan negaranya untuk memfasilitasi pertemuan formal antara kedua belah pihak.

Sejak akhir pekan lalu, Donald Trump memang terlihat lebih gencar mendorong mekanisme diplomasi untuk meredakan suasana panas.

Negara-negara seperti Turki, Mesir, hingga Pakistan mengambil peran krusial sebagai jembatan komunikasi bagi Washington dan Teheran.

Trump mengakui bahwa progres yang dicapai melalui perantara utusan dari Islamabad menunjukkan sinyal yang sangat menjanjikan.

Keyakinan Trump terhadap penyelesaian konflik ini terlihat dari pernyataannya yang menyebutkan kesepakatan dapat diteken dalam waktu dekat.

"Kesepakatan bisa dicapai dengan cukup cepat," ujar Trump dengan nada penuh rasa percaya diri yang tinggi.

Konflik bersenjata ini telah memakan biaya manusia dan politik yang sangat besar bagi kedua belah pihak.

Serangan udara masif yang dilancarkan pada akhir Februari lalu mengakibatkan gugurnya banyak tokoh penting di struktur pemerintahan Iran.

Laporan resmi mencatat sekitar 1.340 jiwa melayang dalam rangkaian serangan yang turut menewaskan Ali Khamenei.

Kematian pemimpin tertinggi tersebut menjadi titik balik yang mengubah peta kekuatan dan arah kebijakan politik dalam negeri Iran.

Kondisi ini memaksa adanya restrukturisasi kekuasaan di Teheran yang kini dianggap Trump lebih kooperatif dalam melakukan negosiasi.

Teheran tidak tinggal diam atas serangan yang meruntuhkan infrastruktur serta menewaskan para pejabat tinggi mereka.

Pasukan Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan teknologi drone canggih dan rudal ke berbagai titik strategis.

Target serangan mencakup wilayah Israel hingga negara-negara Teluk yang menyediakan fasilitas bagi basis militer Amerika Serikat.

Dampak dari saling serang ini tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga merenggut nyawa warga di kawasan tersebut.

Kestabilan ekonomi dunia pun terguncang hebat akibat terganggunya jalur penerbangan internasional serta fluktuasi pasar global yang tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:32 WIB

Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran

Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:18 WIB

Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global

Purbaya Ungkap Langkah Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global

Video | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan

Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 12:37 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai yang Gampang Selingkuh, Ada Zodiakmu?

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai yang Gampang Selingkuh, Ada Zodiakmu?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah, Saham GOTO ARB Lagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah, Saham GOTO ARB Lagi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

5 Penyebab Wajah Terasa Panas Terbakar saat Dioleskan Moisturizer dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Wajah Terasa Panas Terbakar saat Dioleskan Moisturizer dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Kapten Malaysia Ungkap Alasan Harimau Malaya Gagal Tundukkan Timnas Indonesia

Kapten Malaysia Ungkap Alasan Harimau Malaya Gagal Tundukkan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp 11,44 T Gegara Tak Tepat Sasaran

Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp 11,44 T Gegara Tak Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

Sering Kentut dan Bau Menyengat? Jangan Sepelekan, Kenali Penyebabnya di Sini!

Sering Kentut dan Bau Menyengat? Jangan Sepelekan, Kenali Penyebabnya di Sini!

Health | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

Mushoku Tensei Season 3 Cour 2 Tayang 2027, Teaser Baru Orsted Dirilis

Mushoku Tensei Season 3 Cour 2 Tayang 2027, Teaser Baru Orsted Dirilis

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

Sinopsis 'Ore no Koto, Nanka Itteta?', Drama Komedi Koji Yakusho di Netflix

Sinopsis 'Ore no Koto, Nanka Itteta?', Drama Komedi Koji Yakusho di Netflix

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

×