Versi PBB, Israel Biang Kerok Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 01 April 2026 | 11:08 WIB
Versi PBB, Israel Biang Kerok Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Pasukan perdamaian PBB UNIFIL
baca 10 detik
  • Investigasi PBB menemukan puing peluru tank Israel di lokasi gugurnya Praka Farizal Romadhon.

  • Prajurit TNI tersebut meninggal akibat hantaman artileri saat bertugas di markas Indobatt Lebanon.

  • TNI dan KBRI Beirut kini sedang memproses pemulangan jenazah almarhum ke Indonesia.

Suara.com - Kabar duka menyelimuti tanah air setelah seorang pasukan perdamaian PBB asal Indonesia dilaporkan meninggal dunia di wilayah konflik Lebanon Selatan.

Hasil penyelidikan awal yang dilakukan oleh pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa mulai mengungkap tabir di balik peristiwa tragis tersebut.

Berdasarkan laporan terkini, proyektil yang diluncurkan oleh tank milik militer Israel atau IDF diduga kuat menjadi pemicu utama gugurnya personel TNI.

Kejadian mematikan ini berlangsung pada Minggu malam saat sebuah ledakan besar menghantam koordinat posisi UNIFIL yang berada di sekitar area Adchit al Qusayr.

Meskipun awalnya sumber ledakan belum teridentifikasi secara pasti, tim pencari fakta mulai menemukan titik terang mengenai asal-usul serangan.

Seorang informan dari internal PBB menyebutkan bahwa arah tembakan tersebut berasal dari moncong tank militer Israel yang beroperasi di perbatasan.

Keyakinan ini didasarkan pada fakta lapangan terkait penemuan material sisa ledakan yang tercecer di lokasi kejadian perkara.

Sumber di PBB kemudian mengatakan bahwa penyelidikan telah menunjukkan bahwa tembakan berasal dari sebuah tank Israel, dan menambahkan bahwa “puing-puing dari peluru tank telah ditemukan” di lokasi tersebut.

Data ini menjadi bukti krusial yang memperkuat indikasi adanya serangan langsung ke zona aman tempat para penjaga perdamaian bertugas.

baca juga

Pihak berwenang masih terus mengumpulkan data tambahan untuk memperkuat laporan kronologi penyerangan yang menewaskan anggota pasukan biru tersebut.

Di sisi lain, markas besar Tentara Nasional Indonesia secara resmi telah memberikan konfirmasi mengenai identitas prajurit yang menjadi korban.

Sosok tersebut adalah Praka Farizal Romadhon yang dikabarkan wafat setelah posisinya terkena hantaman artileri berat di wilayah selatan Lebanon.

Hantaman proyektil mematikan itu terjadi tepat di markas Indobatt UNP 7-1, sebuah titik tugas strategis di bawah kendali pasukan UNIFIL.

Kolonel Inf Mustafa Kamal selaku Kapendam Iskandar Muda mengonfirmasi bahwa almarhum merupakan bagian dari unit tempur Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti.

Dalam menjalankan misi internasional ini, Praka Farizal tergabung ke dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:52 WIB

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 10:39 WIB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB

Terkini

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

News | Senin, 28 September 2026 | 18:52 WIB

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:51 WIB

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

×