Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

M Nurhadi

Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB
Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel
Ilustrasi UNIFIL, Pasukan perdamaian PBB. (ANTARA/Anadolu/py)

Suara.com - Ketegangan di wilayah perbatasan Lebanon Selatan memuncak setelah insiden maut yang merenggut nyawa personel perdamaian PBB dari Indonesia.

Berdasarkan hasil investigasi sementara dan pernyataan resmi dari berbagai pihak, berikut adalah urutan peristiwa atau kronologi terkait gugurnya prajurit TNI dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Minggu, 29 Maret 2026: Terjadinya Serangan Artileri

Peristiwa bermula pada Minggu malam ketika wilayah Lebanon Selatan diguncang rentetan tembakan artileri. Salah satu proyektil menghantam area pos Indobatt UNP 7-1 yang terletak di Kota Adshit Al-Qusyar.

Di lokasi inilah, Praka Farizal Romadhon, prajurit dari Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (Yonif 113/JS) yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S, sedang menjalankan tugasnya.

Akibat ledakan tersebut, Praka Farizal dilaporkan gugur di tempat tugas. Laporan awal dari The Times of Israel menyebutkan adanya ledakan di posisi UNIFIL dengan asal proyektil yang awalnya belum teridentifikasi.

Senin, 30 Maret 2026: Temuan Bukti di Lapangan

Sehari setelah kejadian, tim investigasi PBB melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sumber internal PBB mengungkapkan bahwa arah tembakan berasal dari posisi tank milik pasukan pertahanan Israel (IDF).

Fakta krusial ditemukan di lokasi ledakan berupa serpihan proyektil peluru tank yang identik dengan persenjataan militer Israel.

baca juga

Penemuan puing-puing peluru ini memperkuat dugaan bahwa serangan tersebut bukanlah ketidaksengajaan, melainkan tembakan langsung yang menyasar area sekitar markas pasukan perdamaian.

Selasa, 31 Maret 2026: Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB

Pemerintah Indonesia merespons cepat dengan membawa isu ini ke markas besar PBB di New York. Dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan (DK) PBB, Wakil Tetap RI, Umar Hadi, menyampaikan tuntutan tegas.

Indonesia secara resmi mendesak PBB untuk melakukan investigasi menyeluruh dan menolak segala bentuk alasan sepihak dari pihak Israel.

"Kami menuntut investigasi oleh PBB, bukan alasan dari Israel. Kami juga menuntut agar pelaku dimintai pertanggungjawaban secara hukum. Kekebalan hukum tidak boleh menjadi standar," tegas Umar Hadi dalam pidatonya.

Hingga tanggal ini, Indonesia mencatat total tiga personel TNI telah gugur dalam rentang waktu 29 hingga 30 Maret 2026 akibat eskalasi di wilayah tersebut.

Pembelaan Israel dan Respon Indonesia

Dalam sidang yang sama, Wakil Tetap Israel untuk PBB, Danny Danon, memberikan pembelaan. Ia mengeklaim bahwa ledakan yang mengenai pasukan UNIFIL bersumber dari bahan peledak milik kelompok Hizbullah di wilayah Bani Hayan.

Meskipun klaim ini dinilai janggal mengingat lokasi serangan berada jauh di dalam wilayah kedaulatan Lebanon yang memang menjadi sasaran militer Israel.

Dilansir via Reuters, Duta Besar RI Umar Hadi membalas klaim tersebut dengan menyatakan bahwa akar permasalahan sesungguhnya adalah tindakan militer Israel yang secara konsisten melanggar kedaulatan Lebanon.

Indonesia mendesak DK PBB untuk meninjau kembali protokol keamanan bagi pasukan perdamaian guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.

Meskipun dalam kondisi berisiko tinggi, Indonesia menegaskan akan tetap mengirimkan personelnya dalam misi perdamaian dunia sesuai dengan mandat konstitusi, sembari menuntut jaminan keamanan dari semua pihak yang bertikai di Timur Tengah.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Tentara Israel soal TNI Tewas di Lebanon: Kejadian Begitu Biasa di Area Pertempuran

Tentara Israel soal TNI Tewas di Lebanon: Kejadian Begitu Biasa di Area Pertempuran

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:14 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Investigasi Menyeluruh: Jangan Terburu-Buru Tarik Pasukan

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Investigasi Menyeluruh: Jangan Terburu-Buru Tarik Pasukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:07 WIB

Indonesia Mengutuk Keras UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina oleh Israel

Indonesia Mengutuk Keras UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina oleh Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Bunga Es Bisa Bikin Kulkas Tidak Dingin? Ini Dampak dan Cara Membersihkannya

Bunga Es Bisa Bikin Kulkas Tidak Dingin? Ini Dampak dan Cara Membersihkannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan

Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 16:34 WIB

Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 16:33 WIB

Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Mobilitas Makin Fleksibel, BRI Infinite Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 16:31 WIB

Tak Ada Unsur Pidana, Polisi Simpulkan Sutrimo Meninggal karena Sakit Jantung

Tak Ada Unsur Pidana, Polisi Simpulkan Sutrimo Meninggal karena Sakit Jantung

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Unjuk Gigi Paling Kuat se-Asia ke Level Rp17.894/USD

Rupiah Unjuk Gigi Paling Kuat se-Asia ke Level Rp17.894/USD

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:30 WIB

Ulasan Memburu Pemangsa: Drama Horor Mencekam dengan Pesan Moral yang Kuat

Ulasan Memburu Pemangsa: Drama Horor Mencekam dengan Pesan Moral yang Kuat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:30 WIB

×