Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
Puing sisa kebakaran SPBE Cimuning Kota Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
baca 10 detik
  • Kebakaran melanda SPBE di Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu malam akibat dentuman keras saat pengisian gas berlangsung.
  • Petugas mengerahkan 15 unit armada pemadam dan 100 personel untuk menjinakkan api yang merambat ke pemukiman penduduk.
  • Insiden tersebut menyebabkan sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar serius dan saat ini sedang dalam penyelidikan pihak berwenang.

Suara.com - Kebakaran hebat melanda sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi yang memicu kepanikan luar biasa bagi warga di sekitarnya pada Rabu (1/4/2026) malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto, memaparkan besarnya kekuatan armada dan personel yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Kami mendapat informasi sekitar pukul 8 malam dan kami langsung kirim sekitar 12 unit. Kami juga mendapat penguatan dari teman-teman di kabupaten sekitar 3 unit. Total sekitar 100 orang," ujarnya pada malam menjelang dini hari tadi.

Kobaran jago merah yang membubung tinggi diduga kuat bermula dari titik di dalam area operasional vital SPBE.

Berdasarkan laporan di lapangan, sebuah dentuman keras sempat menggelegar ketika proses pengisian mobil tangki gas sedang berlangsung di area tersebut.

Kondisi geografis SPBE yang terpancang tepat di tengah permukiman padat penduduk pun membuat amukan api sulit terbendung hingga merembet cepat ke bangunan lain.

"Di belakang ada rumah, di samping juga ada rumah," ungkap Heryanto, menjelaskan situasi di lokasi.

Para petugas pemadam kebakaran harus berjibaku melawan panasnya api selama berjam-jam hingga akhirnya situasi mulai terkendali pada Kamis (2/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.00.

"Sudah proses pendinginan," kata Heryanto.

baca juga

Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti di balik insiden yang mencekam ini.

"Berdasarkan informasi, tapi juga masih kami dalami, ada arus pendek listrik yang jadi pemicu kebakaran," pungkas Heryanto.

Kebakaran di SPBE Cimuning sendiri menyebabkan setidaknya 12 orang menjadi korban dengan tingkat luka bakar cukup serius. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:26 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:18 WIB

Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan

Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan

News | Kamis, 02 April 2026 | 06:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×