Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

Galih Prasetyo | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 07:38 WIB
Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas
Ilustrasi warga Iran rayakan Lebaran 2026 [BBC]
  • Iran mengalami pemadaman internet nasional terlama akibat perang melawan Amerika Serikat dan Israel sejak Februari 2026.
  • Pemadaman internet menyebabkan jutaan warga kehilangan pekerjaan dan melumpuhkan sektor bisnis online di berbagai wilayah Iran.
  • Pemerintah Iran membatasi akses jaringan melalui sistem selektif, sehingga memicu ketidakpastian serta kecemasan ekonomi bagi masyarakat.

Suara.com - Iran mencatat rekor kelam sebagai negara dengan pemadaman internet nasional terlama di dunia.

Sejak perang pecah akhir Februari 2026 melawan AS dan Israel, konektivitas global anjlok hingga hanya sekitar satu persen dari kondisi normal.

“Iran adalah negara pertama yang memiliki internet lalu kembali ke jaringan nasional,” demikian pernyataan lembaga pemantau NetBlocks.

Situasi ini membuat jutaan warga hidup dalam kegelapan digital selama sebagian besar tahun 2026.

Pemadaman ini memperparah dampak ekonomi yang sudah rapuh. “Banyak bisnis online tidak bisa bertahan lebih dari tiga minggu tanpa internet,” kata laporan sebelumnya, dengan kerugian mencapai puluhan juta dolar per hari.

Warga mulai merasakan dampak langsung, terutama gelombang pemutusan hubungan kerja.

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah, Ekonomi Terancam Rugi Besar [NetBlocks]
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah, Ekonomi Terancam Rugi Besar [NetBlocks]

“Saya selamat dari gelombang PHK Januari, tapi tidak kali ini,” ujar Kamran, seorang desainer produk di Karaj yang baru saja kehilangan pekerjaannya dilansir dari Aljazeera.

Kondisi kerja juga semakin tidak pasti bagi yang masih bertahan. “Perusahaan hanya memberi kontrak tiga bulan, ada rasa bahwa banyak yang akan dipecat setelah itu,” kata seorang analis data di Teheran yang enggan disebutkan namanya.

Akses internet kini hanya diberikan secara terbatas oleh pemerintah. “Hanya mereka yang bisa menyuarakan pesan yang diizinkan online,” ujar juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani.

Sebagian kecil warga mencoba bertahan dengan koneksi mahal atau jaringan proxy ilegal.

Namun, akses itu sering kali hanya bertahan beberapa jam sebelum kembali diblokir.

Di tengah keterbatasan, kecemasan warga semakin meningkat.

“Kami bahkan tidak tahu apakah listrik akan menyala minggu ini,” kata seorang warga Teheran, menggambarkan ketidakpastian yang meluas.

Ia menambahkan ironi situasi yang mereka hadapi. “Misi luar angkasa bisa siaran langsung dari bulan, tapi kami tidak bisa membuka Google atau AI,” ujarnya.

Pemerintah Iran juga dituding tengah menyiapkan sistem internet berlapis. Skema yang disebut Internet Pro memungkinkan akses global terbatas dengan biaya mahal dan seleksi ketat.

Hingga kini, pemerintah belum memberikan penjelasan rinci soal pemadaman tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara

News | Senin, 06 April 2026 | 06:26 WIB

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax

News | Senin, 06 April 2026 | 06:13 WIB

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

News | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

News | Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 06:35 WIB

Terpopuler: 5 Motor Listrik dengan Garansi Baterai Terlama hingga Motor Bekas Paling Irit

Terpopuler: 5 Motor Listrik dengan Garansi Baterai Terlama hingga Motor Bekas Paling Irit

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:43 WIB

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:21 WIB

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:11 WIB

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:51 WIB