Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

Arief Apriadi

Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB
Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran
Dewan Keamanan Nasional Iran bongkar fakta AS sudah mengemis gencatan senjata sejak hari ke-10 perang. Trump kini tunduk pada 10 poin tuntutan Iran untuk negosiasi damai. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pemerintah Iran mengungkap bahwa AS dan Israel telah mengemis gencatan senjata sejak hari ke-10 perang karena gagal mendominasi medan tempur.
  • AS akhirnya menyetujui gencatan senjata dua minggu dan menerima 10 poin tuntutan Iran, termasuk pencabutan sanksi dan kontrol atas Selat Hormuz, melalui mediasi Pakistan.
  • Meski akan menggelar negosiasi damai di Islamabad pada 10 April 2026, militer Iran tetap waspada dan siap kembali menyerang jika AS berkhianat, sementara Israel menolak menghentikan perang di Lebanon.

Suara.com - Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) baru saja membongkar fakta mengejutkan di balik layar terkait jalannya Perang Iran-AS yang telah berlangsung selama lebih dari lima pekan terakhir.

Narasi kedigdayaan militer yang selama ini dibangun oleh Pemerintah Washington dan Rezim Zionis ternyata berbanding terbalik dengan kenyataan di meja diplomasi rahasia.

Menyitat Tansim News, SNSC melaporkan bahwa rezim Zionis dan Washington sudah secara diam-diam memohon Gencatan Senjata sejak hari kesepuluh karena menyadari kekalahan dan tidak mampunya menghadapi eskalasi di lapangan.

Pada awal meletusnya perang ini pada 28 Februari lalu, negara-negara Barat dinilai begitu jemawa dan mengira bisa mendominasi Teheran secara militer dalam waktu yang sangat singkat.

Namun, kalkulasi di atas kertas tersebut hancur berantakan ketika pasukan Iran beserta poros perlawanan mulai menghujani infrastruktur vital musuh di seluruh kawasan Timur Tengah.

AS-Israel disebut-sebut langsung panik dan mulai mencari berbagai saluran komunikasi rahasia untuk memohon penghentian serangan.

"Musuh menyadari sekitar 10 hari setelah dimulainya perang bahwa mereka tidak akan mampu memenangkan perang ini dengan cara apa pun, dan karena alasan ini, mereka mulai mencoba berkomunikasi dengan Iran melalui berbagai saluran dan metode serta meminta gencatan senjata, demikian pernyataan SNSC dikutip dari Tasnim News, Rabu (8/4/2026).

Fakta ini, terus berlangsung selama lebih dari satu bulan, di mana pihak lawan terus mengemis agar hujan rudal dan drone segera dihentikan, namun selalu ditolak oleh pejabat tinggi di Teheran.

Sikap keras kepala Teheran ini juga dibuktikan dengan penolakan berkali-kali terhadap tenggat waktu palsu yang sempat dilontarkan oleh Presiden AS kepada publik internasional.

baca juga

Kini, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif secara resmi telah memberi tahu Teheran bahwa kubu Amerika akhirnya benar-benar menyerah pada kehendak tangguh rakyat Iran.

Washington diklaim telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dan menerima 10 poin rencana penyelesaian konflik yang diajukan oleh Iran sebagai dasar utama negosiasi.

Poin-poin tersebut meliputi jaminan non-agresi dari AS, pengakuan hak Iran atas pengayaan uranium, pencabutan semua sanksi, hingga pembayaran kompensasi atas kerusakan perang.

Proposal tersebut juga menuntut penarikan seluruh pasukan tempur AS dari wilayah tersebut dan penghentian perang di semua lini, termasuk terhadap perlawanan di Lebanon.

Selain itu, Iran tetap menuntut kontrol penuh atas Selat Hormuz, yang akan memberi Teheran posisi ekonomi dan geopolitik yang tak tertandingi di kawasan tersebut.

Presiden Donald Trump sendiri mengonfirmasi kesepakatan ini melalui platform Truth Social, menyatakan bahwa AS menangguhkan serangan karena tujuan militer telah tercapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:22 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:20 WIB

Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan

Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:58 WIB

Hasil Lengkap Investigasi PBB soal TNI Tewas karena Proyektil Israel

Hasil Lengkap Investigasi PBB soal TNI Tewas karena Proyektil Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:54 WIB

Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi

Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Amankan Tiket Aksi Spektakuler Tolito Aguirre Lewat BRImo Sekarang Juga!

Amankan Tiket Aksi Spektakuler Tolito Aguirre Lewat BRImo Sekarang Juga!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Berkaca Kasus Keracunan, Jogja Uji MBG Prasmanan dan Tak Lagi Pakai Ompreng

Berkaca Kasus Keracunan, Jogja Uji MBG Prasmanan dan Tak Lagi Pakai Ompreng

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Saat Minta Maaf Diremehkan: Bahaya Emotional Invalidation dalam Pertemanan

Saat Minta Maaf Diremehkan: Bahaya Emotional Invalidation dalam Pertemanan

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pakai Bedak Waterproof Sah atau Tidak untuk Salat? Ini Hukumnya dalam Islam

Pakai Bedak Waterproof Sah atau Tidak untuk Salat? Ini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:59 WIB

BRI Lewat BRILink Agent Buka Akses Keuangan Bagi Warga Pelangiran di Daerah Perairan Terpencil

BRI Lewat BRILink Agent Buka Akses Keuangan Bagi Warga Pelangiran di Daerah Perairan Terpencil

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Berapa Harga APAR untuk Mobil? Ini Alasan Kenapa Wajib Punya

Berapa Harga APAR untuk Mobil? Ini Alasan Kenapa Wajib Punya

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:57 WIB

DJP Sudah Cairkan Restitusi Pajak Rp 191,8 T per Agustus 2026

DJP Sudah Cairkan Restitusi Pajak Rp 191,8 T per Agustus 2026

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Agen BRILink Ria Irawan Topang Roda Ekonomi Berkat Aktif Jemput Bola Transaksi Warga

Agen BRILink Ria Irawan Topang Roda Ekonomi Berkat Aktif Jemput Bola Transaksi Warga

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Raih Penghargaan Tim ESDM Siaga Bencana 2026, NHM Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Raih Penghargaan Tim ESDM Siaga Bencana 2026, NHM Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Jakarta | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Bupati Gowa Husniah Talenrang Lakukan Perlawanan Hukum

Bupati Gowa Husniah Talenrang Lakukan Perlawanan Hukum

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:52 WIB

×