Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon

Galih Prasetyo

Rabu, 08 April 2026 | 14:40 WIB
Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tidak mencakup Lebanon. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • PM Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa gencatan senjata Amerika Serikat dengan Iran tidak berlaku bagi wilayah Lebanon.
  • Operasi militer Israel di Lebanon akan terus berlanjut demi membentuk zona penyangga sebagai langkah keamanan wilayah.
  • Sejak 2 Maret 2026, konflik telah menyebabkan 1.500 orang tewas serta memaksa 1,2 juta warga Lebanon mengungsi.

Suara.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tidak mencakup Lebanon.

Pernyataan ini sekaligus memastikan operasi militer Israel di wilayah tersebut akan tetap berlanjut.

Dalam pernyataan resmi pada Rabu (8/4), kantor PM Netanyahu menyambut keputusan Donald Trump untuk menghentikan sementara serangan terhadap Iran.

Netanyahu menegaskan bahwa kesepakatan itu hanya berlaku untuk konflik langsung dengan Teheran.

“Gencatan senjata selama dua minggu ini tidak mencakup Lebanon,” tegas Netanyahu dilansir dari Aljazeera.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap upaya AS memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman nuklir, rudal, maupun teror bagi kawasan dan dunia.

Konflik meluas ke Lebanon sejak 2 Maret 2026, ketika kelompok Hezbollah melancarkan serangan ke Israel.

Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]
Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]

Serangan itu disebut sebagai balasan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada awal perang.

Sejak saat itu, eskalasi meningkat tajam. Otoritas Lebanon melaporkan lebih dari 1.500 orang tewas dan sekitar 1,2 juta warga terpaksa mengungsi akibat serangan Israel yang terus berlanjut.

baca juga

Militer Israel bahkan disebut telah melancarkan invasi ke Lebanon selatan.

Tujuannya adalah membentuk zona penyangga demi alasan keamanan, meski langkah ini menuai kecaman luas.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Hezbollah maupun pemerintah Lebanon terkait pernyataan terbaru Netanyahu.

Namun, situasi di lapangan menunjukkan serangan masih terus berlangsung di sejumlah wilayah selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:18 WIB

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Terkini

BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit

BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:39 WIB

PAN Sulsel Panaskan Mesin Pemilu 2029, Target 5 Kursi DPR RI dan 10 DPRD

PAN Sulsel Panaskan Mesin Pemilu 2029, Target 5 Kursi DPR RI dan 10 DPRD

Sulsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Pengurus BEM UI Dianiaya di Tebet, Ahmad Sahroni Minta Polisi Buka Aktor Intelektual ke Publik

Pengurus BEM UI Dianiaya di Tebet, Ahmad Sahroni Minta Polisi Buka Aktor Intelektual ke Publik

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Pengamat: Publik Kian Hilang Kepercayaan, Gibran Idealnya Mengundurkan Diri

Pengamat: Publik Kian Hilang Kepercayaan, Gibran Idealnya Mengundurkan Diri

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Han So Hee hingga Rain Dikonfirmasi Gabung Cast Live Action Solo Leveling

Han So Hee hingga Rain Dikonfirmasi Gabung Cast Live Action Solo Leveling

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Hasil CKG Jakarta: Lemak Darah Tak Normal Ditemukan pada 67 Persen Peserta Berisiko

Hasil CKG Jakarta: Lemak Darah Tak Normal Ditemukan pada 67 Persen Peserta Berisiko

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Gandeng MLBB, BRI Junio Dorong Kebiasaan Menabung dan Hadirkan Kartu Debit Khusus Mobile Legends

Gandeng MLBB, BRI Junio Dorong Kebiasaan Menabung dan Hadirkan Kartu Debit Khusus Mobile Legends

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk Ruang Sidang Jelang Pembacaan Surat Dakwaan

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk Ruang Sidang Jelang Pembacaan Surat Dakwaan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:22 WIB

16 Pihak Swasta Diperiksa KPK Terkait Suap Proyek Bupati Langkat Ondim

16 Pihak Swasta Diperiksa KPK Terkait Suap Proyek Bupati Langkat Ondim

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Ketentuaan Magang 6 Bulan Bisa Jadi Celah Perusahaan Hindari Pekerja Outsourcing

Ketentuaan Magang 6 Bulan Bisa Jadi Celah Perusahaan Hindari Pekerja Outsourcing

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×