Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB
Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?
Donald Trump (Daily Mail)
baca 10 detik
  • Presiden Trump menyetujui gencatan senjata dua minggu dengan Iran demi kesepakatan damai permanen.

  • Harga minyak dunia menurun drastis setelah pengumuman jeda perang dan pembukaan Selat Hormuz.

  • Internal pemerintah AS terpecah akibat ancaman Trump yang ingin memusnahkan seluruh peradaban Iran.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Gedung Putih saat Presiden Donald Trump mengumumkan tercapainya titik terang dalam konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Melalui platform media sosial pribadinya, Trump menyatakan bahwa kedua negara kini berada dalam posisi yang sangat maju menuju perjanjian damai yang bersifat pasti.

Kesepakatan ini mencakup jeda pertempuran atau gencatan senjata selama 14 hari guna memberikan ruang bagi proses negosiasi yang lebih mendalam.

Dikutip dari BBC, pengumuman ini muncul hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu pukul 20.00 EDT yang ditetapkan Washington untuk meluncurkan serangan masif ke infrastruktur vital Iran.

Trump sebelumnya mengancam akan menghancurkan sistem energi dan transportasi Iran jika kesepakatan tidak segera dicapai pada hari Rabu tersebut.

Kelanjutan perdamaian ini sangat bergantung pada kesediaan Iran untuk menghentikan seluruh aksi permusuhan di wilayah konflik tersebut.

Salah satu poin krusial adalah pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh bagi lalu lintas kapal komersial internasional yang sempat terganggu.

Pemerintah Iran menyatakan kesediaannya untuk membuka jalur tersebut, meskipun mereka tetap mengklaim memiliki kekuasaan penuh atas wilayah perairan tersebut.

Bagi Trump, langkah diplomasi ini menjadi jalan keluar dari situasi sulit yang mengharuskan dirinya memilih antara eskalasi perang atau kehilangan kredibilitas.

baca juga

Situasi sebelumnya sangat mencekam mengingat ancaman keras sang presiden bahwa "peradaban utuh akan mati malam ini" jika perang berlanjut.

Meskipun gencatan senjata ini dianggap sebagai nafas lega sementara, proses negosiasi selama dua pekan ke depan diprediksi akan berjalan sangat terjal.

Dunia internasional merespon positif kabar ini, ditandai dengan penurunan harga minyak mentah yang jatuh ke bawah level 100 dolar per barel.

Pasar saham Amerika Serikat juga mengalami lonjakan signifikan seiring munculnya optimisme bahwa puncak krisis keamanan global telah terlewati.

Keberhasilan diplomasi di menit-menit terakhir ini sebelumnya dianggap mustahil karena retorika keras yang dilontarkan Trump sejak Selasa pagi.

Kala itu, sang presiden sempat mengancam akan menghapus peradaban Iran sedemikian rupa hingga tidak akan pernah bisa bangkit kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:18 WIB

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

Terkini

Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"

Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:20 WIB

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:18 WIB

Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo

Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:04 WIB

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:48 WIB

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:34 WIB

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:19 WIB

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:16 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:09 WIB

Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara

Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:04 WIB

×