DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
Ilustrasi TPST Bantargebang [suara.com/Yunita]
baca 10 detik
  • DPRD DKI Jakarta membentuk Pansus Pengelolaan Sampah untuk mengatasi krisis tumpukan limbah harian yang melebihi 7.000 ton.
  • Kapasitas TPST Bantargebang yang sudah penuh mendesak pemerintah mencari inovasi pengolahan sampah mandiri di dalam wilayah Jakarta.
  • Pansus menargetkan terciptanya kebijakan komprehensif agar Jakarta bersih dari sampah melalui sinergi strategis pada tahun 2030 mendatang.

Suara.com - DPRD DKI Jakarta resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah guna menyikapi persoalan krusial terkait tumpukan limbah di ibu kota yang kian memprihatinkan.

Langkah tersebut diambil lantaran volume sampah di Jakarta kini telah menembus angka fantastis, yakni lebih dari 7.000 ton setiap harinya.

Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, menilai kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang kian penuh harus segera dicarikan jalan keluar.

“Tekanan terhadap Bantargebang semakin besar. Perlu langkah serius. Mulai dari pengurangan di sumber, peningkatan daur ulang, hingga pembangunan fasilitas pengolahan modern,” ujar Judistira, mengutip laman resmi DPRD DKI Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Politisi Partai Golkar ini menegaskan bahwa ketergantungan pada TPST Bantargebang sebagai lokasi pembuangan akhir tidak dapat terus dipertahankan.

Daya tampung lokasi pembuangan di Bekasi tersebut diyakini sudah melampaui batas maksimal.

“Bantargebang hari ini sudah overload, tentu tidak bisa lagi terus menerima sampah dari kita,” tambah Judistira.

Jakarta harus mulai berani menciptakan inovasi pengolahan sampah yang dilakukan secara mandiri di dalam wilayah kota.

“Banyak harapan yang disampaikan oleh masyarakat. Keberhasilan kami nanti melalui Pansus ini, paling tidak sampai dengan tahun 2030 Jakarta bersih dari sampah,” tutur Judistira.

baca juga

Pansus bentukan DPRD DKI Jakarta nantinya akan mendorong kebijakan yang mencakup solusi jangka pendek maupun strategi jangka panjang demi mengatasi krisis lingkungan.

Mereka akan membahas perbaikan seluruh aspek dalam sistem pengelolaan sampah secara komprehensif, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Judistira berharap, muncul sinergi yang kuat antara legislatif dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tanpa ada aksi saling menyalahkan satu sama lain.

Persoalan ini dipandang sebagai prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kenyamanan hidup warga dan masa depan Jakarta.

“Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi soal keberlanjutan kota,” pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik

Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB

Warga Sibuk Memilah Sampah, di TPA Berbaur Jadi Satu

Warga Sibuk Memilah Sampah, di TPA Berbaur Jadi Satu

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 08:40 WIB

Terkini

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

×