Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 11:17 WIB
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
Warga Iran (BBC)
baca 10 detik
  • Ekonomi Iran mengalami stagnasi parah akibat kerusakan infrastruktur sipil dan pemutusan akses internet nasional.

  • Harga barang pokok di Grand Bazaar melonjak 30 persen akibat terputusnya rantai pasok logistik.

  • PHK massal terjadi di berbagai sektor industri menyusul kehancuran pabrik baja dan fasilitas minyak.

Suara.com - Gencatan senjata yang saat ini berlangsung di Iran gagal memberikan stimulus ekonomi yang berarti bagi masyarakat kelas bawah.

Meskipun aktivitas perdagangan di Grand Bazaar Tehran mulai berdenyut kembali, namun daya beli masyarakat benar-benar berada di titik nadir.

Dikutip dari Al Jazeera, hancurnya infrastruktur vital akibat serangan udara membuat rantai pasok terputus dan memicu lonjakan harga barang pokok secara ekstrem.

Sejumlah warga menghadiri upacara pemakaman Alireza Tangsiri, komandan utama Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang merupakan korban serangan udara Amerika dan Israel di Teheran, Iran, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Xinhua/Shadati).
Sejumlah warga menghadiri upacara pemakaman Alireza Tangsiri, komandan utama Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang merupakan korban serangan udara Amerika dan Israel di Teheran, Iran, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Xinhua/Shadati).

Kelumpuhan ini bukan sekadar potret pasar yang sepi, melainkan representasi kegagalan sistemik dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ketergantungan pada jalur logistik yang kini hancur membuat pemulihan ekonomi diprediksi memakan waktu hingga bertahun-tahun ke depan.

Para pedagang di pusat komersial ibu kota mengeluhkan kenaikan harga yang tidak masuk akal dari para pedagang grosir.

Stok barang yang ada saat ini dibanderol dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelum eskalasi perang pecah.

“Ini hampir stagnasi total,” kata seorang vendor, yang bekerja di bagian bazar yang menjual barang-barang logam, perkakas, dan barang-barang industri ringan.

“Kami menerima daftar harga baru untuk beberapa produk dari pedagang grosir hari ini, semuanya sekitar 20-30 persen lebih mahal,” tuturnya kepada Al Jazeera.

baca juga

Ia juga menambahkan bahwa saat ini tidak jelas kapan, apakah, berapa banyak, atau pada harga berapa barang baru dapat diimpor di masa depan karena perang.

Pemutusan Internet Sebagai Senjata Pemusnah Ekonomi

Pemerintah Iran justru memperketat kontrol digital dengan dalih keamanan di tengah kehancuran fisik bangunan akibat bom.

Langkah ini membunuh sektor jasa dan pendidikan daring yang selama ini menjadi tumpuan hidup bagi banyak keluarga muda.

Akses informasi yang dibatasi secara total membuat pelaku usaha kecil tidak mampu menjangkau pelanggan baik lokal maupun mancanegara.

“Saya tidak mengerti bagaimana tidak ada otoritas yang berpikir bahwa internet juga merupakan infrastruktur sipil yang krusial seperti pembangkit listrik yang diancam oleh AS,” ujar seorang wanita muda di Tehran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!

Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:16 WIB

Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!

Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!

News | Senin, 13 April 2026 | 10:55 WIB

AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik

AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik

News | Senin, 13 April 2026 | 10:39 WIB

Terkini

Salip Cak Imin dan AHY! Golkar Ungkap Kunci Bahlil Jadi Menteri Paling Populer

Salip Cak Imin dan AHY! Golkar Ungkap Kunci Bahlil Jadi Menteri Paling Populer

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81

Khofifah, Gus Iqdam, dan Syekh Afeefuddin Gelar Dzikir dan Sholawat Sambut Hari Jadi Jatim ke-81

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Evaluasi Volume Ekspor Gas:Demi Kebutuhan Domestik dan Industri Petrokimia

Bahlil Evaluasi Volume Ekspor Gas:Demi Kebutuhan Domestik dan Industri Petrokimia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Keanekaragaman Hayati Diajarkan di Kelas, Dihancurkan di Dunia Nyata

Keanekaragaman Hayati Diajarkan di Kelas, Dihancurkan di Dunia Nyata

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Legenda Manchester United Bakal Hadir di Jakarta, Strategi Wisata Olahraga Disiapkan

Legenda Manchester United Bakal Hadir di Jakarta, Strategi Wisata Olahraga Disiapkan

Bola | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED

Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Jajal Kandang Persija, Calon Srikandi Merah Putih Unjuk Gigi di di Festival SenengSoccer 2026

Jajal Kandang Persija, Calon Srikandi Merah Putih Unjuk Gigi di di Festival SenengSoccer 2026

Bola | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:22 WIB

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

×