Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!

Galih Prasetyo

Senin, 13 April 2026 | 11:16 WIB
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
Kontroversi dilakukan oleh Presiden AS, Donald Trump dengan menyampaikan kritik pedas secara terbuka kepada pemimpin umat Katolik, Paus Leo XIV. [Truth Social]
baca 10 detik
  • Donald Trump mengkritik Paus Leo XIV di Truth Social pada 12 April 2026 terkait kebijakan luar negeri Amerika.
  • Trump menilai Paus terlalu politis dan lemah dalam menangani masalah kriminalitas serta isu terkait perang di Iran.
  • Ketegangan hubungan antara Gedung Putih dan Vatikan meningkat akibat perbedaan pandangan mengenai konflik global dan isu kemanusiaan.

Suara.com - Kontroversi dilakukan oleh Presiden AS, Donald Trump dengan menyampaikan kritik pedas secara terbuka kepada pemimpin umat Katholik, Paus Leo XIV.

Trump menyebut Paus Leo sebagai pemimpin lemah dalam urusan kriminal dan buruk dalam kebijakan luar negeri.

Dalam unggahan panjang di Truth Social, Minggu (12/4/2026), Trump menegaskan ketidaksetujuannya terhadap sikap Paus yang dinilai terlalu keras mengkritik kebijakan Amerika, khususnya terkait perang Iran.

“Paus Leo lemah dalam menangani kejahatan, dan sangat buruk dalam kebijakan luar negeri.” tulis Trump.

“Saya tidak menginginkan Paus yang berpikir Iran boleh memiliki senjata nuklir.” tambahnya.

Trump juga menuding Paus terlalu terlibat dalam isu politik dan meminta agar fokus pada peran keagamaan.

Paus Leo XIV berkali-kali mendesak agar perang di Iran dihentikan. Sementara umat Katolik Amerika Serikat diminta untuk tidak hanya berdoa tapi bergerak secara politik untuk mengupayakan perdamaian di Timur Tengah. [X/Pontifex]
Paus Leo XIV berkali-kali mendesak agar perang di Iran dihentikan. Sementara umat Katolik Amerika Serikat diminta untuk tidak hanya berdoa tapi bergerak secara politik untuk mengupayakan perdamaian di Timur Tengah. [X/Pontifex]

“Leo harus membenahi dirinya sebagai Paus, gunakan akal sehat, berhenti melayani kelompok kiri radikal, dan fokus menjadi Paus yang hebat, bukan politisi,” tulisnya.

Donald Trump bahkan mengklaim kebijakannya sebagai presiden telah menekan angka kriminalitas dan menciptakan pasar saham terbesar dalam sejarah.

Dalam pernyataan yang sama, Trump turut menyinggung saudara Paus, Louis Prevost, yang disebutnya lebih sejalan dengan gerakan politiknya.

baca juga

“Saya lebih menyukai saudaranya, Louis. Dia sepenuhnya MAGA. Dia mengerti, sementara Leo tidak,” ujar Trump.

Tak lama setelah kritik tersebut, Trump kembali memicu kontroversi dengan membagikan gambar berbasis AI yang menampilkan dirinya menyerupai figur Yesus.

Pernyataan tersebut menambah panas hubungan antara Gedung Putih dan Vatikan, yang sebelumnya juga berbeda pandangan soal imigrasi dan konflik global.

Pernyataan Trump muncul sehari setelah Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian dan mengutuk perang, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di Iran.

Dalam misa dan doa di Roma, Paus menyinggung penyembahan diri dan ilusi kekuasaan yang memicu konflik global.

Meski tidak menyebut nama Trump secara langsung, arah kritiknya dinilai jelas mengarah pada kebijakan Washington.

“Nama suci Tuhan tidak boleh digunakan untuk membenarkan perang,” ujar Paus dalam salah satu khotbahnya seperti dilansir dari NY Post.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!

Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!

News | Senin, 13 April 2026 | 10:55 WIB

AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik

AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik

News | Senin, 13 April 2026 | 10:39 WIB

Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup

Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup

News | Senin, 13 April 2026 | 10:38 WIB

Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan

Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan

News | Senin, 13 April 2026 | 10:32 WIB

Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko

Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko

Bola | Senin, 13 April 2026 | 10:16 WIB

Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional

Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional

News | Senin, 13 April 2026 | 10:14 WIB

Terkini

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

×