JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Eks Wapres Jusuf Kalla. [Suara.com/Tim Media JK]
baca 10 detik
  • GAMKI dan Pemuda Katolik melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya pada 12 April 2026 terkait ceramah kontroversial.
  • Juru bicara Jusuf Kalla membantah tuduhan, menyatakan isi ceramah adalah realitas sosiologis konflik Poso dan Ambon di masa lalu.
  • Pihak pelapor berharap jalur hukum dapat meredam keresahan masyarakat serta mendorong klarifikasi dari Jusuf Kalla terkait pernyataan tersebut.

Suara.com - Juru bicara Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, buka suara atas pelaporan yang dilakukan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik ke Polda Metro Jaya.

Husain meminta pihak pelaporan melakukan kajian terlebih dahulu terhadap pernyataan JK dalam konten viral. Ia menegaskan pernyataan JK dipotong dan diberikan narasi melenceng.

"Sebelum melaporkan, sebaiknya mengkaji sebaik baiknya konten yang sedang viral karena terpotong dan diberi narasi yang melenceng dari substansinya," kata Husain dihubungi Suara.com, Senin (13/4/2026).

Husain menyampaikan inti pesan yang disampaikan JK saat ceramah di UGM adalah semacam pembelajara bagaimana mendamaikan dua pihak yang bertikai.

"Pak JK mengungkapkan pendapat orang-orang yang bertikai pada saat kerusuhan Poso dan Ambon. Atau realitas sosiologis saat terjadi konflik. Bukan pendapat pribadi Pak JK," kata Husain.

Husain mengatakan realitasnya saat itu, kedua pihak yang berkonflik Islam dan Kristen menggunakan jargon agama untuk saling membunuh.

Ia berujar pemahaman mereka atau mereka beranggapan, baik yang Islam maupun yqng Kristen jika membunuh lawan atau terbunuh akan masuk surga.

Hal tersebut yang menyebabkan konflik Poso dan Ambon disebut konflik bernuansa SARA dan sulit dihentikan, serta memakan korban jiwa ribuan orang.

Husain mengatakan 2000 orang tewas di Poso, sedangkan di Ambon mencapai 5000 orang tewas.

baca juga

"Untuk mengatasinya, kata Pak JK saat ceramah di UGM, pemahaman kelompok yang bertikai ini harus diluruskan karena keduanya telah melakukan kekeliruan menyimpang dari ajaran agama," kata Husain.

"Maka Pak JK mengatakan Anda semua akan masuk neraka jika saling membunuh bukan masuk surga karena tidak ada agama yang mengajarkan untuk bertindak demikian," Husain menambahkan.

Husain menegaskan kembali bahwa pernyataan yang disampaikan JK bukan merupakan pendapat pribadi.

"Jadi apa yang disampaikan Pak JK bukan pendapat pribadi tetapi realitas sosial saat itu yang berkembang di antara mereka yang saling berkonflik," kata Husain.

"Pak JK menyampaikan lesson learned. Mengisahkan pendekatan yang ia lakukan ketika hendak mendamaikan pihak yang bertikai di Poso maupun di Ambon, dengan terlebih dahulu mengubah paradigma yang memotivasi mereka saat berkonflik," ujarnya.

Sebelumnya, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik dan perwakilan sejumlah organisasi kemasyarakatan melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya, Minggu (12/4/2026) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Ceramahnya, GAMKI dan Pemuda Katolik Resmi Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

Gara-gara Ceramahnya, GAMKI dan Pemuda Katolik Resmi Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

News | Senin, 13 April 2026 | 12:34 WIB

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

News | Senin, 13 April 2026 | 12:18 WIB

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

News | Senin, 13 April 2026 | 12:06 WIB

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

News | Minggu, 12 April 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang

Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka

Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Maskapai Raksasa UEA Hentikan Penerbangan Rute Arab Saudi Imbas Perang

Maskapai Raksasa UEA Hentikan Penerbangan Rute Arab Saudi Imbas Perang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:37 WIB

BRI Tebar Promo Cashback 30 Persen di Seluruh Outlet Xing Fu Tang

BRI Tebar Promo Cashback 30 Persen di Seluruh Outlet Xing Fu Tang

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Sudin KPKP Jaksel Ancam Ambil Anjing yang Dilepasliarkan Pemilik

Sudin KPKP Jaksel Ancam Ambil Anjing yang Dilepasliarkan Pemilik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:34 WIB

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP Melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP Melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Raih Rating Tinggi, Doctor X: Mafia in White Dikritik soal Akurasi Medis

Raih Rating Tinggi, Doctor X: Mafia in White Dikritik soal Akurasi Medis

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar

Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar

Bekaci | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Indonesia Cari Jalan Cepat Kejar AS China di Sektor Digital

Indonesia Cari Jalan Cepat Kejar AS China di Sektor Digital

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Minta Maaf ke Warga Cilacap, Bupati Nonaktif Syamsul Auliya Rachman Bantah Terlibat Pengumpulan THR

Minta Maaf ke Warga Cilacap, Bupati Nonaktif Syamsul Auliya Rachman Bantah Terlibat Pengumpulan THR

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:25 WIB

×