Kemensos Jajaki Kerja Sama Kirim Lulusan Sekolah Rakyat Bekerja di Jepang

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB
Kemensos Jajaki Kerja Sama Kirim Lulusan Sekolah Rakyat Bekerja di  Jepang
Agus Jabo Priyono saat menerima CEO Regiono Group, Nakashima Yasuharu di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (13/04/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) membuka peluang kerja sama dengan Regiono Group untuk menyiapkan calon tenaga kerja caregiver yang akan dikirim ke Jepang.

Para calon tenaga kerja yang akan disiapkan adalah lulusan sekolah rakyat dan para penerima bansos untuk memperkuat program graduasi.

"Jadi dari keluarga miskin, kemudian kita latih, ya caregiver ini. Kemudian memang nanti kita berharap ini bisa (menjadi) kerja sama permanen, strategis lah ya," ujar Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat menerima CEO Regiono Group, Nakashima Yasuharu di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (13/04/2026).

Regiono Group merupakan lembaga asal Jepang yang fokus pada bidang pendidikan dan perawatan kesehatan, termasuk perawatan bagi orang tua dan anak-anak. Lembaga ini beroperasi di Fukuyama dan Hiroshima.

"Kita berharap kerja sama ini berlanjut, Jadi tugas kita kan menyediakan caregiver. Caregiver untuk kita latih, kemudian berangkat, " kata Agus Jabo.

Agus Jabo mengatakan, kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung program Kemensos dalam hal graduasi atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa kini pihaknya sedang berupaya melakukan penguatan terhadap program graduasi tersebut.


Selain itu, Agus Jabo menjelaskan, kelompok yang bisa disiapkan menjadi tenaga caregiver adalah lulusan Sekolah Rakyat. Bagi para lulusan yang ingin langsung bekerja dapat difasilitasi untuk mengisi kebutuhan itu.

"Nanti setelah SMA lulus, mereka bisa kemudian banyak gitu. Artinya, prospek untuk kemudian transfer caregiver dari Indonesia ke Jepang potensinya besar," jelasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Supomo menyampaikan, kurikulum yang diterapkan di Sekolah Rakyat berorganisasi melatih dan mengembangkan bakat para siswa. Sehingga mereka memiliki kemampuan untuk bekerja setelah lulus sekolah.

baca juga

"Jadi kita ini punya sekian banyak nanti di kabupaten dan kota, semuanya punya Sekolah Rakyat. Di situlah nanti anak-anak yang kita siapkan untuk menjadi caregiver. Jadi nanti di kurikulum terakhir, kalau karena mereka enggak mau kuliah pengennya kerja, disitulah kemudian kita juga masukkan, sudah siapkan lah. Jadi begitu lulus dari itu, sudah bisa berangkat ke sana (Jepang)," ungkapnya.

Supomo melanjutkan, Kemensos juga akan mengajak stakeholder lainnya untuk menindaklanjuti peluang kerja sama ini. Salah satunya, yakni Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

"Oleh karena itu, ke depan setelah nanti mungkin ke Jepang Akan ada ada rekomendasi yang diberikan kepada kita. Nanti kami akan mengajak KP2MI untuk mengatur kerja sama ya, karena banyak yang membutuhkan," kata Supomo.

"Saya menyadari kalau yang bekerjasama cuma satu lembaga, maka peluangnya tidak besar. Tapi kalau kemudian banyak, maka kemudian semakin banyak juga. Dan kami ingin memfasilitasi warga kami yang membutuhkan pekerjaan menjadi caregiver," tambahnya.

CEO Regiono Group, Nakashima Yasuharu menyebut, selama beberapa tahun ke depan, pihaknya membutuhkan sebanyak 400 caregiver untuk bekerja di Jepang. Para caregiver itu nantinya bakal bekerja di panti-panti sosial untuk merawat anak maupun orang tua selama 5 hari seminggu. Durasi kerjanya selama 8 jam.

Nakashima mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan tenaga kerja asal Indonesia. "Kami kan juga sebagai warga Jepang tertolong lah dengan orang Indonesia," tuturnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai HP, Sudah Cair Belum?

Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai HP, Sudah Cair Belum?

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59 WIB

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:17 WIB

Gus Ipul Ingatkan ASN Kemensos Tetap Absen dan Lapor Kinerja Selama WFH: Ada Sanksi jika Melanggar!

Gus Ipul Ingatkan ASN Kemensos Tetap Absen dan Lapor Kinerja Selama WFH: Ada Sanksi jika Melanggar!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:12 WIB

Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!

Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:19 WIB

Link Cek Desil Bansos Kemensos 2026: Panduan 10 Langkahnya

Link Cek Desil Bansos Kemensos 2026: Panduan 10 Langkahnya

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 13:31 WIB

Terkini

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB