Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Urusan Perang AS, Pete Hegseth. (Dok. Kedubes AS)
baca 10 detik
  • Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani kesepakatan Major Defense Cooperation Partnership di Pentagon pada Senin, 13 April 2026.
  • Kerja sama tersebut mencakup pengembangan teknologi pertahanan maritim, sistem otonom, kemampuan asimetris, dan pelatihan pasukan khusus gabungan.
  • Pakar menuntut pemerintah menjelaskan keuntungan konkret serta dampak ekonomi bagi Indonesia dari perjanjian pertahanan strategis tersebut.

Suara.com - Pakar Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ali Maksum, menyoroti manfaat nyata dari kesepakatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) melalui skema Major Defense Cooperation Partnership (MDCP).

Diketahui kesepakatan MDCP telah ditandatangani pada Senin (13/4/2026) lalu, saat Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di Pentagon, Washington, D.C.

Perjanjian itu mencakup pengembangan teknologi pertahanan maritim, sistem otonom, kemampuan asimetris canggih, serta pelatihan pasukan khusus gabungan.

"Secara angka, dampak ekonominya memang belum bisa dilihat saat ini," ujar Ali dikutip, Minggu (19/4/2026).

Ali mendorong pemerintah untuk lebih transparan terkait imbalan konkret yang diterima Indonesia dari perjanjian strategis tersebut.

Dalam hal ini, ia menganalogikan pola kerja sama itu dengan hubungan antara Arab Saudi dan AS. Di sana, ada proteksi militer yang diberikan sebagai imbalan atas komitmen perdagangan energi.

Namun, pola serupa belum terlihat secara jelas dalam konteks Indonesia.

"Dalam kerja sama ini, pertanyaannya: apa imbalannya bagi Indonesia? Sejauh ini belum ada penjelasan yang konkret, apakah dalam bentuk insentif ekonomi atau kerja sama perdagangan," ujarnya.

Menurutnya pemerintah belum menyampaikan keuntungan nyata itu secara memadai kepada publik. Oleh sebab itu, kondisi ini perlu segera dibenahi agar masyarakat memahami posisi Indonesia dalam kesepakatan yang memiliki implikasi strategis jangka panjang.

baca juga

"Namun, saya yakin pasti ada, karena tidak mungkin dalam kerja sama sepenting ini tidak terdapat implikasi ekonomi," imbuhnya.

Terkait isu sensitif mengenai izin terbang bagi pesawat militer AS di ruang udara Indonesia, Ali menyebut hal tersebut sebagai konsekuensi yang lazim dalam setiap perjanjian pertahanan antarnegara.

"Dampak terhadap kedaulatan pasti ada. Namun, itu merupakan konsekuensi dari kerja sama pertahanan. Di berbagai negara seperti Arab Saudi, Korea Selatan, dan Jepang, hal serupa juga terjadi. Sebagai imbalannya, mereka memperoleh perlindungan atau jaminan keamanan," paparnya.

Hal yang kemudian menjadi pertanyaan krusial saat ini adalah apakah Indonesia akan turut memperoleh manfaat perlindungan yang setara.

"Tugas selanjutnya adalah bagaimana pemerintah memanfaatkan kerja sama pertahanan ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam setiap kerja sama internasional, pasti ada ruang yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan nasional," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:31 WIB

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:22 WIB

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:03 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Opini | Rabu, 15 April 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×